Evakuasi korban banjir bandang di perbatasan Nepal-Tibet (Foto: Reuters)

5.285 Orang tak Ditemukan, Pencarian Korban Banjir Nepal Diakhiri

6 October 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates—Nepal mengakhiri operasi pencarian dan penyelamatan bagi mereka yang masih hilang akibat banjir dahsyat pada bulan Agustus yang menewaskan sedikitnya 1.455 orang.

You may also like : banjir solokBanjir Bandang Terjang Solok, Batu dan Kayu Besar Rusak Kawasan Kantor Bupati Arosuka

Setidaknya 5.285 orang masih dinyatakan hilang setelah banjir yang terjadi pada 26 Agustus, yang bermula di wilayah perbatasan Nepal dengan Tibet (Tiongkok).

You might be interested : banjir india ap tt62 Orang Tewas Akibat Hujan Deras dan Banjir di India Utara, Lebih 1.000 Bangunan Hancur

Sementara itu, 13.795 orang lainnya berhasil diselamatkan.

"Kami beralih dari tahap pencarian dan penyelamatan ke tahap pencarian dan rehabilitasi," ujar Phanindra Paudel, kepala Pusat Operasi Darurat Nasional sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari ABC, Selasa, 6 Oktober 2026.

Pihak berwenang sedang mempertimbangkan cara untuk secara hukum menyatakan orang-orang yang hilang tersebut telah meninggal dunia, agar keluarga atau kerabat mereka dapat menyelesaikan urusan asuransi, perbankan, dan formalitas hukum lainnya.

"Kami sedang memulai prosedur yang tepat untuk menyelesaikan formalitas hukum yang diperlukan," kata Paudel.

Kepala Otoritas Nasional Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana, Dharam Raj Uprety, mengatakan pihak berwenang tidak akan lagi secara aktif mencari jenazah, namun akan mengevakuasi jasad, harta benda, atau barang berharga lainnya yang ditemukan selama proses rehabilitasi.

Menurt Uprety, operasi penyelamatan darurat akan tetap dilakukan jika diperlukan.

Banjir tersebut juga menghancurkan 12 proyek pembangkit listrik tenaga air, jalan, jembatan, lahan pertanian, dan permukiman.

Pihak berwenang menyatakan mereka membutuhkan dana hampir 7 miliar dolar AS untuk tahap pemulihan awal dan rehabilitasi bagi ribuan orang yang mengungsi akibat banjir.

Rencana menguras air dari empat danau glasial

Nepal akan memulai upaya berisiko tinggi untuk menguras air dari empat danau glasial yang terletak tinggi di pegunungan sebagai langkah mendesak guna mengurangi risiko banjir.

"Tujuan kami adalah menurunkan risiko jebolnya bendungan alami danau-danau tersebut serta mengurangi risiko banjir di wilayah hilir," kata Subash Tuladhar, seorang ahli dari pusat penelitian pemerintah yang ditugaskan untuk mengawasi proyek baru ini.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >