
UPdates—Aktor Korea Selatan, Yoo Hae-jin kini berada di bawah perlindungan polisi di tengah adanya ancaman terkait film barunya, The Assassin(s).
You may also like :
Terinspirasi dari Kisah Nyata, Lee Min-ho Jadi Reporter dalam Film “The Assassin(s)”
Aktor berusia 56 tahun itu berperan sebagai kepala polisi dalam film yang mengisahkan peristiwa pembunuhan Ibu Negara saat itu, Yuk Young-su—istri mendiang mantan Presiden Park Chung-hee—pada tahun 1974.
You might be interested :
Buka-bukaan Sandra Bullock, Pernah Diminta Turunkan Celana saat Audisi di Depan Para Pria Hidung Belang
Yonhap pada laporan Selasa, 6 Oktober 2026 menyebutkan bahwa kelompok-kelompok konservatif mengkritik keras film tersebut karena dianggap menyiratkan keterlibatan Park dalam kematian istrinya, alih-alih hanya menyoroti sang pembunuh, Moon Se-kwang.
Kelompok-kelompok tersebut telah menggelar protes di depan kediaman Hae-jin di Seoul, menuntut permintaan maaf darinya, rekan sesama aktor, dan kru film.
Film yang disutradarai oleh Hur Jin-ho ini juga dibintangi oleh Park Hae-il dan Lee Min-ho.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari AsiaOne, Rabu, 7 Oktober 2026, Kantor Polisi Seongbuk Seoul telah memberikan jam tangan pintar kepadanya dan mendaftarkannya dalam sistem darurat 112 negara tersebut, sembari meningkatkan patroli di sekitar kediamannya.
Seorang pejabat kepolisian menyatakan bahwa langkah-langkah perlindungan dapat diambil jika terdapat alasan untuk mengantisipasi potensi bahaya.
Sebelumnya pada hari Senin, agensi Hae-jin, Vast Entertainment, merilis pernyataan di media sosial yang menegaskan bahwa mereka memandang sangat serius segala tindakan yang melanggar privasi pribadi aktor, mengancam keselamatannya, atau mencemarkan reputasinya.
Mereka menyatakan bahwa Hae-jin telah menjadi sasaran fitnah, dengan tersebarnya informasi palsu di komunitas daring.
Vast Entertainment menambahkan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan informasi dan berencana untuk mengambil segala langkah yang memungkinkan guna melindungi hak dan keselamatan sang aktor.
Hae-jin sebelumnya membintangi The King's Warden, yang tayang perdana pada bulan Februari dan meraih sukses besar di box office.
Film pembuka SGIFF
The Assassin(s) menjadi film pembuka bagi Singapore International Film Festival (SGIFF) yang berlangsung dari tanggal 21 Oktober hingga 1 November.
Media Korea, Asia Business Daily, melaporkan pada hari Selasa bahwa People Power Party telah mengirimkan surat kepada Jeremy Chua, Direktur Eksekutif SGIFF, untuk menarik film tersebut.
"Meskipun kami menghormati kebebasan artistik dan independensi festival film, kebebasan berkarya tidak berarti bebas dari tanggung jawab terkait fakta sejarah," demikian isi surat tersebut.