
UPdates—Presiden AS, Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat akan menyatakan kemenangan total atas Iran dalam dua minggu ke depan, hanya beberapa jam setelah Iran dan Israel sepakat untuk menghentikan eskalasi kekerasan terburuk sejak gencatan senjata berlaku pada bulan April.
You may also like :
Trump Ganti Meja Kantor Setelah Putra Elon Musk Terlihat Mengupil dan Menyeka Jarinya
"Kita telah menjadi tim yang sangat tangguh, dan saya pikir kita memenangkan pertempuran itu, tetapi Anda benar-benar akan memenangkannya dalam dua minggu ke depan ketika kita menyatakan kemenangan total," kata Trump pada hari Senin selama telekonferensi untuk Senator Lindsey Graham, sekutu dekat Partai Republik sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari TRT World, Selasa, 9 Juni 2026.
You might be interested :
Belgia Kompori Uni Eropa Berani Melawan Trump
"Ini akan menjadi kemenangan total. Ini akan terjadi sangat segera, dan harga minyak akan anjlok," lanjut Trump.
Sebelumnya pada hari Senin, Iran mengumumkan penghentian serangannya terhadap Israel tetapi memperingatkan akan adanya respons menghancurkan jika serangan militer Israel di Lebanon berlanjut.
Militer Iran mengatakan Israel dan sekutunya seharusnya telah belajar dari respons Teheran.
Ketegangan regional meningkat tajam pada hari Minggu ketika Israel membombardir ibu kota Lebanon, Beirut, meskipun gencatan senjata masih berlangsung.
Langkah tersebut mendorong Iran untuk meluncurkan rudal balasan ke Israel utara, yang kemudian memicu gelombang serangan udara Israel terhadap target Iran.
Trump turun tangan pada Senin pagi, dengan memposting di platform Truth Social miliknya untuk menyerukan Israel dan Iran agar segera menghentikan pertempuran.
Pada Senin malam, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi bahwa pertempuran dengan Iran telah berhenti untuk saat ini tetapi mengancam Israel akan membalas jika diserang.