
UPdates - Sebanyak 42 ribu warga Kota Reno, di negara bagian Nevada, Amerika Serikat (AS) terpaksa dievakuasi pada akhir pekan lalu setelah kebakaran hutan mencapai pinggiran kota tersebut.
You may also like :
Kebakaran Hutan di California, Lebih 10.000 Rumah Dievakuasi
Kebakaran hutan yang terjadi di Hutan Nasional Humboldt-Toiyabe di Puncak Peavine, tepat di luar Reno, Washoe County, Nevada ini bermula pada 22 Agustus lalu.
You might be interested :
Intelijen Amerika Bocorkan Rencana Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran
Kebakaran diduga sumber penyulutan yang hingga kini belum diketahui dan menyebar dengan cepat, didorong oleh vegetasi kering, angin kencang, dan kelembapan rendah.
Hingga Minggu, 23 Agustus 2026 waktu setempat, kebakaran telah menghanguskan 13 ribu hektar lahan. Penyelidikan terkait penyebab kebakaran saat ini terus berlangsung.
Gubernur Nevada Joe Lombardo mengumumkan keadaan darurat pada Sabtu, 22 Agustus malam di Washoe County, yang meliputi Reno dan sebagian Danau Tahoe.
"Ini adalah situasi yang aktif dan berkembang dengan cepat, dan saya mendesak semua orang di daerah yang terdampak untuk tetap waspada dan mengikuti arahan pejabat setempat," kata Lombardo dalam sebuah pernyataan yang dilansir Keidenesia.TV dari CNNIndonesia.com, Senin, 24 Agustus 2026.
Dua helikopter Garda Nasional telah dikerahkan Lombardo untuk membantu memadamkan api. Enam puluh personel Garda Nasional juga diturunkan untuk mendukung operasi bersama Kantor Sheriff Washoe County.
Bandara Internasional Reno-Tahoe sementara itu tetap berada di luar area evakuasi dan penerbangan komersial tetap beroperasi normal.
Selain 42 ribu warga, sebanyak 45 ribu warga lainnya saat ini juga diminta "bersiap untuk evakuasi".