Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman (Foto: Instagram KSP)

4 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal di Latsar Kemiliteran, Istana: Latihan tidak Terlalu Keras

27 June 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Empat peserta sarjana penggerak pembangunan Indonesia (SPPI) yang merupakan calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal dunia saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil).
  • Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, menyatakan bahwa para peserta telah menjalani tes kesehatan sebelum pelatihan dilaksanakan dan latihan militer untuk peserta SPPI tidak tergolong terlalu berat.
  • Dudung juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya peserta SPPI dan berharap pelaksanaan pelatihan ke depan semakin memperhatikan prosedur serta faktor keselamatan.
  • Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI melakukan evaluasi menyeluruh terkait kejadian tersebut dan memberi pendampingan terhadap keluarga korban.
  • Sebanyak 674 peserta mengikuti latsarmil untuk membangun karakter integritas, loyalitas, kedisiplinan, kekompakan, dan empati yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas sebagai manajer KDMP.
  • Kemhan juga melakukan penguatan proses seleksi kesehatan, deteksi dini kondisi medis peserta, dan penyempurnaan prosedur penanganan kesehatan di seluruh satuan pendidikan.
  • Empat peserta yang meninggal dunia adalah Muhammad Rifqi Renaldi Gunawan, Novia Rahmadhani Sihotang, Anisa Muyassaroh Yonanda, dan Muhammad Taufiq.
atau

UPdates—Empat peserta sarjana penggerak pembangunan Indonesia (SPPI) yang merupakan calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal dunia.

You may also like : tb hasanuddin dprTragedi Amunisi, TB Hasanuddin Duga Salah Prediksi, Lola: Tidak Perlu Ada Spekulasi

Menanggapi hal itu, Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman menyatakan para peserta yang mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil) telah menjalani tes kesehatan sebelum pelatihan dilaksanakan.

You might be interested : latsarmil sppiSudah 4 Calon Manajer Kopdes Merah Putih dan KNMP Meninggal di Latsar Kemiliteran

"Sebelum pelaksanaan pelatihan itu dilangsungkan tes kesehatan. Semua saya rasa dilakukan tes kesehatan," kata Dudung dalam pernyataannya di Jakarta sebagaimana dilansir Keidenesia.tv, Sabtu, 27 Juni 2026.

Menurut Dudung, berdasarkan informasi yang diterimanya, belum ditemukan adanya unsur kelalaian terkait peristiwa tersebut.

Latihan militer untuk peserta SPPI kata dia tidak tergolong terlalu berat. Namun, kemungkinan terdapat faktor kesehatan atau hal lain yang memengaruhi kondisi peserta selama mengikuti pelatihan.

"Setahu saya latihan militer untuk tingkatan seperti SPPI dan sebagainya tidak terlalu keras ya. Tapi mungkin karena dia sakit dan sebagainya. Tapi ini sedang dievaluasi dan ada investigasi," katanya.

Mantan Pangdam Jaya itu juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya peserta SPPI dalam kegiatan tersebut dan berharap pelaksanaan pelatihan ke depan semakin memperhatikan prosedur serta faktor keselamatan guna mencegah timbulnya korban.

Mengenai kelanjutan program pelatihan setelah kejadian ini, Dudung menilai kegiatan semacam itu tetap penting untuk membangun disiplin, loyalitas, kerja sama, dan jiwa korsa peserta.

"Kami pun dulu sebelum jadi di lingkungan Kabinet Merah Putih, diretret dulu di Magelang, karena memang itu penting kalau menurut saya untuk meningkatkan disiplin, meningkatkan loyalitas, kerja sama, jiwa korsa, dan sebagainya. Ya mudah-mudahan itu tetap lagi dilaksanakan," ujarnya.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI selaku Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) SPPI KDMP dan KNMP menyampaikan terus melakukan evaluasi menyeluruh terkait hal tersebut.

Selain evaluasi, Kemhan juga memberi pendampingan terhadap keluarga.

"Sehubungan dengan kejadian ini, Kemhan bersama Panitia Seleksi Nasional dan penyelenggara pendidikan terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program SPPI. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi penguatan proses seleksi kesehatan, deteksi dini kondisi medis peserta, peningkatan pengawasan oleh tenaga kesehatan selama pendidikan, penelusuran (tracing) terhadap peserta yang memiliki keluhan serupa, serta penyempurnaan prosedur penanganan kesehatan di seluruh satuan pendidikan," kata Karo Infohan Setjen Kemhan, Brigjen Rico Sirait dalam keterangannya, pada hari Jumat.

Sebanyak 674 peserta mengikuti latsarmil untuk membangun karakter integritas, loyalitas, kedisiplinan, kekompakan, dan empati yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas sebagai manajer KDMP.

Berikut peserta SPPI yang meninggal dunia.

  1. Muhammad Rifqi Renaldi Gunawan
  2. Novia Rahmadhani Sihotang
  3. Anisa Muyassaroh
  4. Yonanda Muhammad Taufiq
Font +
Font -