
UPdates - Sebanyak 77 delegasi negara meninggalkan ruangan (walk out) saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mulai berpidato dalam Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Jumat, 25 September 3036, dini hari WIB. Delegasi Indonesia juga ikut walk out saat Netanyahu akan menyampaikan pidatonya.
Dilansir Keidenesia.TV dari CNNIndonesia.com, berdasarkan informasi ofisial Israel, delegasi dari 77 negara sama sekali tidak hadir di ruangan atau meninggalkan ruangan saat Netanyahu baru mulai berbicara.
Di antara mereka terdapat keempat negara yang berbatasan langsung dengan Israel, yakni Mesir, Yordania, Lebanon, dan Suriah. Selain itu Arab Saudi, Turki, dan Iran juga tidak hadir.
Boikot terhadap pidato Netanyahu bukan hanya terjadi dengan cara walk out saat sang PM Israel itu masuk dan mulai berbicara.
Boikot juga dilakukan sebelum Netanyahu naik panggung, sebagai contoh delegasi Yordania dan Mesir yang memilih tidak hadir sejak awal.
Sementara delegasi Bahrain dan Uni Emirat Arab, keduanya merupakan penandatangan Abraham Accords, tetap duduk di tempat untuk mendengarkan pidato Netanyahu.
Berikut daftar 77 negara yang walk out dan absen saat PM Israel Benjamin Netanyahu pidato di Sidang Umum PBB:
Suriname, Tuvalu, Turkmenistan, Yaman, Mesir, Panama, Senegal, Palestina, Sudan, Tunisia, Turki, Venezuela, Antigua dan Barbuda, Belize, Kongo, Oman, Qatar, Arab Saudi, Tonga, Uzbekistan, Angola, Barbados, Kolumbia, Komoro, Dominika, Djibouti, Makedonia Utara, San Marino, Afrika Selatan, Somalia, Aljazair, Bangladesh, Brunei Darussalam, Brasil, Chile, Republik Demokratik Kongo (DRC).
Lebanon, Liberia, Eritrea, Republik Afrika Tengah, Libya, Mauritania, Yordania, Nikaragua, Madagaskar, Nigeria, Peru, Santo Lusia, Slovenia, Afganistan, Bahama, Bosnia dan Herzegovina, Botswana, Korea Utara, Eswatini, Suriah, Uganda, Pakistan, Lesoto, Bolivia, Spanyol, Kuba, Guinea Khatulistiwa, Iran, Kirgistan, Irak, Mozambik, Myanmar, Irlandia, Maladewa, Indonesia, Kuwait, Namibia, Malaysia, Guyana, dan Kenya.