
UPdates—Warga Kota Ohio di Amerika Serikat dibuat terkejut setelah sebuah meteor meledak menjadi bola api minggu ini, menyebabkan ledakan sonik yang dapat terdengar lebih dari 200 mil atau 321 km jauhnya.
You may also like :
Kandidat Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani tak Gentar Ancaman Deportasi Trump
Insiden tersebut disebabkan oleh asteroid kecil berukuran 6 kaki yang pecah menjadi beberapa bagian tepat sebelum pukul 9 pagi pada hari Selasa, 17 Maret 2026 di atas Olmsted Falls di Ohio Timur Laut.
NASA mengukur kecepatan meteor tersebut sekitar 45.000 mph.
Meteor itu pertama kali terlihat di atas Danau Erie dan pecah dengan kekuatan setara 250 ton TNT setelah menempuh jarak 34 mil melalui atmosfer bagian atas.
“Saya bangun pagi ini, dan langit runtuh, jadi saya merasa seperti Chicken Little sekarang,” kata Juru bicara NASA, Bill Cook kepada News5 Cleveland sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Metro, Senin, 23 Maret 2026.
Ia membenarkan kecepatannya. Menurutnya, itu cepat untuk manusia tetapi lambat untuk meteor.
Bola api itu terekam oleh kamera keamanan milik sekolah setempat Olmsted Falls dan Kepala Sekolah Dr. Jim Lloyd membagikan rekaman tersebut secara online.
“Video dari kamera garasi bus kami,” tulisnya sebagai keterangan video.
“Sebuah meteor di langit,” lanjutnya.
Video-video ledakan meteor itu ramai dibagikan di media sosial, termasuk X. Beberapa pengunggah video menyebut bahwa ledakan itu mengguncang rumah-rumah dan mengagetkan warga karena terjadi saat perang AS-Israel dengan Iran sedang berlangsung.
Tidak ada laporan cedera, tetapi ledakan itu terlihat dari tempat yang jauh seperti Chicago, Toronto, dan Philadelphia.
Sekitar 17.000 meteorit jatuh ke Bumi setiap tahun.