Maarten Paes (Foto: Instagram)

Nasib Kontras Kiper Indonesia Maarten Paes dan Emil Audero

25 May 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Maarten Paes menjadi sosok kunci dalam pertandingan Ajax Amsterdam melawan Utrecht, membantu timnya memenangkan adu penalti dan memastikan posisi di Liga Konferensi Eropa musim depan.
  • Ia berhasil menepis dua tendangan penalti pemain Utrecht dan melakukan tiga penyelamatan krusial, mendapatkan rating 7,5 sepanjang laga.
  • Sementara itu, Emil Audero mengalami nasib buruk dengan Cremonese yang terdegradasi dari Serie A Italia setelah kalah 1-4 dari Como.
  • Gawang Emil Audero dihujani empat gol, membuatnya mendapatkan rating 4,6 dan tidak bisa membantu timnya untuk bertahan di Serie A.
  • Kekalahan ini memastikan Cremonese finis di peringkat ke-18 klasemen akhir Serie A musim ini dengan 34 poin.
  • Maarten Paes dan Emil Audero menutup musim dengan hasil yang sangat kontras, satu meraih kesuksesan dan yang lainnya mengalami kegagalan.
  • Perbedaan hasil ini menunjukkan perjalanan yang berbeda bagi kedua penjaga gawang Indonesia di klub masing-masing.
atau

UPdates—Dua penjaga gawang Indonesia, Maarten Paes dan Emil Audero menutup musim bersama klub mereka dengan sangat kontras pada laga pamungkas.

You may also like : liga europaJadwal Liga Europa, Jumat, 13 Desember 2024: Ada Plzen vs MU dan Ajax vs Lazio

Maarten Paes menjadi sosok kunci saat Ajax Amsterdam bertarung memperebutkan tiket kompetisi antarklub Eropa musim depan.

You might be interested : emil audero fireworkKembang Api Lukai Kiper Indonesia, Inter Milan Didenda Rp992 Juta

Ajax Amsterdam mengamankan posisi untuk tampil di Liga Konferensi lewat perjuangan berat menghadapi Utrecht.

Mereka menang melalui drama adu penalti yang mendebarkan setelah laga playoff di Kras Stadion itu berakhir imbang 1-1 di waktu normal.

Davy Klaassen membawa Ajax memimpin lebih dulu sebelum disamakan Utrecht melalui gol Gjivai Zechiel.

Di babak adu tos-tosan, empat algojo Ajax berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Meski begitu, pahlawan mereka sesungguhnya adalah Maarten Paes.

Penjaga gawang jangkung itu sukses menepis dua tendangan penalti pemain Utrecht, yakni eksekusi Sebastien Haller dan Souffian El Karouani.

Selain aksi heroiknya saat adu penalti, Paes yang mendapat rating 7,5 sepanjang laga melakukan tiga penyelamatan krusial.

Sementara itu, Emil Audero harus merasakan pahitnya degradasi dari Serie A Italia bersama Cremonese.

Pada laga terakhir, mereka harus menghadapi laga hidup mati melawan Como yang juga butuh kemenangan untuk lolos Liga Champions.

Tampil di Stadion Giovanni Zini, Cremonese menyerah 1-4. Gawang Emil Audero dihujani empat gol oleh Jesús Rodríguez, Anastasios Douvikas, dan brace Lucas Da Cunha.

Kekalahan ini memastikan Cremonese finis di peringkat ke-18 klasemen akhir Serie A musim ini. Dengan poin 34, mereka terpaut empat angka di belakang Lecce dan harus menyusul Verona serta Pisa ke Serie B.

Di laga itu, Emil Audero mendapatkan rapor merah. Ratingnya hanya 4,6 setelah kebobolan empat kali.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Hiram Johnson

“Korban pertama ketika perang datang adalah kebenaran”
Load More >