(foto:SS/Tiktok)

Bocah di NTT Viral Usai Gunakan Olesan Arang Sebagai Pengganti Kaos Kaki

2 June 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Seorang ayah bernama Yanto Tefi dan anaknya Marciano Tefi (9 tahun) dari NTT menjadi viral di media sosial karena menggunakan olesan arang sebagai pengganti kaos kaki untuk mematuhi peraturan sekolah.
  • Yanto melakukan hal ini karena keterbatasan ekonomi dan kaos kaki Marciano yang hilang, sehingga dia menggunakan arang dapur hitam untuk mengoleskannya ke kaki anaknya.
  • Video tentang kejadian ini diunggah di TikTok sejak Maret lalu dan langsung viral, mengunggah rasa kemanusiaan banyak orang.
  • Yanto menegaskan bahwa peristiwa ini benar-benar terjadi dan bukanlah video rekayasa untuk mencari popularitas.
  • Kisah ini memperlihatkan kondisi ekonomi yang sulit dihadapi oleh keluarga mereka dan bagaimana mereka berusaha untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya.
  • Sekolah Marciano menerapkan aturan disiplin yang ketat, di mana seluruh siswa wajib mengenakan kaos kaki, sehingga Yanto harus mencari solusi kreatif untuk memenuhi aturan tersebut.
  • Kejadian ini menimbulkan simpati dari masyarakat dan menjadi perbincangan hangat di media sosial tentang kondisi ekonomi dan pendidikan di Indonesia.
atau

UPdates – Kisah memilukan hati tentang seorang ayah bernama Yanto Tefi dan anaknya yang bernama Marciano Tefi (9 tahun) kini tengah viral di media sosial.

You may also like : kapolres ngada metroEks Kapolres Ngada Akhirnya Jadi Tersangka, Korban Pencabulan 4 Orang

Video mengharukan tersebut memperlihatkan saat Yanto Tefi yang tinggal di Desa Lanut, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), tengah mengoleskan arang hitam ke pergelangan kaki anaknya yang merupakan siswa kelas 3 sekolah dasar.

Aksi kreatif sekaligus memilukan tersebut dilakukan agar sang anak terlihat seolah-olah sedang mengenakan kaos kaki hitam demi bisa mematuhi peraturan di sekolahnya.

Video yang diunggah sejak bulan Maret lalu itu pun sontak mengunggah rasa kemanusiaan banyak orang dan langsung viral di berbagai platform media sosial.

Melalui akun TikTok pribadinya, @191088martino, Yanto menegaskan bahwa peristiwa itu benar-benar terjadi pada Maret 2026 lalu. Menurutnya video tersebut murni karena desakan ekonomi dan bukan video rekayasa demi popularitas.

Yanto bercerita, saat itu anaknya sudah rapi dan siap berangkat menuntut ilmu, namun mereka menyadari bahwa kaos kaki milik Marciano hilang entah ke mana sementara pihak sekolah menerapkan aturan disiplin yang ketat yakni seluruh siswa wajib mengenakan kaos kaki.

Karena keterbatasan ekonomi, Yanto akhirnya mengambil arang dapur hitam lalu mengoleskannya ke kaki Marciano agar anaknya terlihat seolah menggunakan kaos kaki.

Sayangnya, niat Marciano untuk bersekolah hari itu harus buyar. Kaos kaki dari olesan arang yang dibuat oleh sang ayah terhapus saat dirinya menyeberang sungai. Ia pun terpaksa mengurungkan niatnya untuk bersekolah hari itu.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Hiram Johnson

“Korban pertama ketika perang datang adalah kebenaran”
Load More >