
UPdates—Pemerintah Ghana meminta peninjauan kembali atas apa yang mereka sebut sebagai keputusan sewenang-wenang dan sangat tidak adil oleh Kanada yang melarang gelandang Thomas Partey memasuki negara tersebut.
You may also like :
Selain Indonesia, Ini 6 Perayaan Kemerdekaan Paling Unik dan Keren di Seluruh Dunia
Permohon visa mantan pemain Arsenal itu ditolak dan akan absen dalam pertandingan pembukaan Piala Dunia Ghana melawan Panama di Toronto pada hari Kamis.
You might be interested :
Ronaldo dan Messi Masih Kuasai Piala Dunia, 4 Pemain Ini Bisa Merebut Mahkota Mereka
Partey, 32 tahun, sudah menegaskan tidak bersalah atas tujuh tuduhan pemerkosaan dan satu tuduhan penyerangan seksual terkait tuduhan dari empat wanita berbeda antara tahun 2020 dan 2022.
Ia dijadwalkan untuk diadili tahun depan.
Sebuah pernyataan, dari pemerintah Ghana, mengatakan bahwa mereka sedang melakukan upaya diplomatik aktif dengan pejabat Kanada dan berharap untuk membatalkan keputusan tersebut.
"Keputusan tersebut dipahami berdasarkan proses pidana yang sedang berlangsung di Inggris yang belum menghasilkan vonis apa pun. Pemerintah Ghana menegaskan kembali prinsip hukum fundamental tentang praduga tidak bersalah, landasan keadilan," demikian pernyataan pemerintah Ghana sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari BBC, Sabtu, 13 Juni 2026.
Pemerintah mengatakan akan mencoba semua upaya hukum yang tersedia untuk memastikan pertimbangan penuh dan adil atas semua masalah faktual.
Di situs web pemerintah Kanada, aturan tentang kunjungan ke negara tersebut menyatakan: "Jika Anda telah melakukan atau dihukum karena suatu kejahatan, Anda mungkin tidak diizinkan masuk ke Kanada."
Saat ini, Partey tetap berada di markas pelatihan Ghana di Boston, AS. "AS mengetahui kasus pengadilan yang sedang berlangsung untuk Tuan Partey,” kata seorang pejabat Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS.
"Namun, saat ini ia belum dihukum karena suatu kejahatan dan diizinkan masuk ke Amerika Serikat setelah diberikan visa," lanjutnya.
Sebelum turnamen, pelatih kepala Ghana, Carlos Queiroz, mengatakan bahwa ia tidak ragu untuk memilih Partey, yang bergabung dengan Arsenal pada tahun 2020.
Ia pindah ke Villarreal pada bulan Agustus setelah dilepas pada akhir musim 2024-25.
Ghana akan bermain melawan Inggris di Boston Stadium, Foxborough, pada 23 Juni dan Kroasia pada 27 Juni - kedua pertandingan tersebut berpotensi menampilkan Partey.
Ghana bisa kembali ke Kanada di babak 32 besar jika mereka finis sebagai runner-up di Grup L.