
UPdates—Piala Dunia 2026 secara resmi akan berakhir, Senin, 20 Juli 2026, subuh WITA nanti. Duel Spanyol dan Argentina menjadi sajian penutup pesta terakbar sepak bola sejagad ini.
Siapa pun yang menjadi pemenang laga puncak itu dipastikan akan mendapat hadiah jumbo.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari BBC, Minggu, 19 Juli 2026, hadiah uang yang tersedia di Piala Dunia ini memecahkan rekor, yakni sebesar $871 juta (Rp15,6 triliun).
FIFA awalnya mengumumkan total hadiah sebesar $727 juta (Rp13 triliun), yang sudah merupakan peningkatan 50% dari dana yang didistribusikan pada turnamen 2022 di Qatar.
Namun, pada bulan April, mereka menyetujui peningkatan lebih lanjut pada total hadiah, dengan meningkatkan hadiah partisipasi dasar dan biaya persiapan.
Hadiah uang dibagi menjadi hadiah berbasis kinerja dan dukungan keuangan non-kinerja.
Jadi bagaimana pembagian hadiahnya?
Hadiah berbasis kinerja
Semakin jauh tim melaju di turnamen, semakin besar hadiah finansial yang mereka terima.
FIFA akan memberikan hadiah kepada tim yang finis di setiap posisi sebagai berikut:
Juara: $51 juta (Rp915 miliar)
Juara Kedua: $34 juta (Rp610 miliar)
Juara Ketiga: $30 juta (Rp538,2 miliar)
Juara Keempat: $28 juta (Rp502,3 miliar)
Juara Kelima hingga Kedelapan: $20 juta (Rp358,8 miliar)
Juara Kesembilan hingga 16: $16 juta (Rp287 miliar)
Juara Ke-17 hingga Ke-32: $12 juta (Rp215,3 miliar)
Juara Ke-33 hingga Ke-48: $10 juta (Rp179,4 miliar)
Pembayaran ini akan membentuk $703 juta (Rp12,6 triliun) dari total hadiah $871 juta (Rp15,6 triliun), dengan sisa $168 juta (Rp3 triliun) akan dibayarkan kepada tim tanpa memandang performa mereka.
Hadiah berdasarkan non-performa
Uang yang tersisa akan dibagi rata di antara semua tim peserta dalam bentuk:
Uang persiapan: $2,5 juta (Rp44,8 miliar) per negara
Kontribusi tim tambahan: lebih dari $16 juta (Rp287 miliar)
Ini berarti setiap tim dijamin setidaknya $12,5 juta (Rp224,2 iliar) untuk berpartisipasi dalam turnamen jika digabungkan dengan biaya kualifikasi minimum $10 juta (Rp179, miliar).
Uang persiapan dimaksudkan untuk berkontribusi pada biaya seperti kamp pelatihan dan perjalanan untuk skuad sebelum turnamen.
FIFA mendeskripsikan 'kontribusi tim tambahan' sebagai 'subsidi untuk biaya delegasi tim dan peningkatan alokasi tiket tim', dengan tujuan mengurangi kesenjangan keuangan antar negara dalam membayar biaya yang terkait dengan bermain di Piala Dunia, seperti perjalanan, logistik, dan administrasi.