
UPdates—Aktor Jefri Nichol melontarkan komentar pedas terkait pemblokiran rekening Bank Mandiri milik koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok.
You may also like :
Setelah Dirut BEI, Giliran Ketua DK OJK dan Pengawas Pasar Modal yang Mengundurkan Diri
Bintang film populer Indonesia dari berbagai genre, seperti drama romantis, laga, hingga komedi itu mempertanyakan sikap Bank Mandiri yang melakukan pemblokiran atas perintah aparat.
You might be interested :
Takedown tak Ngaruh, Menteri Meutya Sebut Judi Online Harus "Dikeroyok"
"Serem banget bank Mandiri bisa disuruh sama aparat blokir rekening aktivis dari Pati yang lagi mau demo tanggal 27 di Jakarta nanti. Mereka bisa akses apa lagi yach…??? big brother is watching you?" tulis Jefri di akun Threads @jefrinichol sebagaimana dilansir Keidenesia.tv, Selasa, 25 Agustus 2026.
Sang aktor mengaku heran dengan pemblokiran tersebut. Alasannya, aksi penyampaian aspirasi sendiri belum berjalan.
"Btw aktivisnya belum juga demo tapi udah dibungkam aja pake cara diabisin rekeningnya. Hebat sekalii yaa uang pajak kita dipake buat nindes aktivis," kritik Jefri.
Rekening Supriyono diblokir pada 22 Agustus 2026. Rekening tersebut sebelumnya digunakan untuk menghimpun dana pribadi dan donasi publik guna mendukung rencana aksi AMPB di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026.
Supriyono menyebut dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp80,9 juta dan dia mempersoalkan pemblokiran tersebut karena dilakukan menjelang persiapan keberangkatan massa dan logistik aksi.
Melalui akun Threads resminya, Bank Mandiri mengonfirmasi pemblokiran rekening tersebut dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.
“Pemblokiran tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum dan telah dilakukan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku,” tulis Bank Mandiri.
Bank Mandiri menegaskan komitmennya menjalankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, kepatuhan, dan kehati-hatian dalam layanan perbankan.
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) secara tegas membantah telah mengeluarkan perintah pemblokiran terhadap rekening Supriyono alias Botok.
Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana memastikan bahwa lembaganya tidak menghentikan aktivitas keuangan rekening AMPB maupun milik Supriyono.
"Tidak ada dari kami perintah pemblokiran. Kami saat ini tidak melakukan penghentian atas rekening AMPB," kata Ivan saat memberikan klarifikasi, Senin, 24 Agustus 2026.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sementara itu menegaskan tengah mendalami pemblokiran rekening itu. OJK menyebut penundaan transaksi rekening memiliki dasar hukum dan bersifat sementara.