
UPdates—Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyatakan pada Minggu dini hari bahwa mereka menyerang sebuah kapal induk dan kapal perusak Angkatan Laut AS dengan rudal balistik di Selat Hormuz.
You may also like :
Trump Minta Iran jangan Balas Serangan AS, IRGC Malah Gempur Pangkalan AS di Yordania, UEA, Kuwait, Bahrain, dan Irak
Mereka mengklaim kedua kapal tersebut mengalami kerusakan dan mundur dari lokasi kejadian.
You might be interested :
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas dengan Serangan Regional Berskala Luas
Dalam pernyataan yang diterbitkan oleh kantor berita IRNA, IRGC menyebutkan bahwa Angkatan Dirgantara mereka meluncurkan rudal-rudal tersebut ke arah kedua kapal perang itu.
Kapal-kapal AS tersebut kata mereka telah mengganggu kapal-kapal Iran dan berpartisipasi dalam blokade maritim.
IRGC menyebut kedua kapal perang itu meninggalkan area pertempuran setelah mengalami kerusakan.
Menurut IRGC, Komando Pusat (CENTCOM) militer AS mengakui adanya penargetan terhadap dua kapal perang angkatan laut tersebut, dan menganggap pernyataan CENTCOM itu sebagai konfirmasi atas operasi mereka.
Mereka juga memperingatkan bahwa tindakan militer AS yang berkelanjutan akan memicu respons yang lebih keras dari angkatan bersenjata Iran.
Sebelumnya pada hari Sabtu, Angkatan Laut IRGC menyatakan telah menargetkan tiga kapal tanker minyak di Selat Hormuz dan tiga kapal yang terkait dengan AS di lokasi lain sebagai tanggapan atas serangan Amerika terhadap kapal tanker Iran.
CENTCOM menyatakan bahwa Iran meluncurkan rudal balistik ke arah dua kapal perang Angkatan Laut AS yang sedang berpatroli di perairan kawasan tersebut, dan bahwa kedua kapal berhasil menghindari serangan itu tanpa ada personel Amerika yang terluka.
Pihak CENTCOM menyebutkan bahwa pasukan AS kemudian menyerang tiga kapal tanker minyak mentah Iran.
Konflik ini terus berlanjut sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada bulan Februari.