
UPdates—Penerbangan United Airlines berubah menjadi kacau setelah seorang penumpang kelas satu, yang permintaannya untuk tambahan alkohol ditolak, diduga menendang dan menggigit beberapa awak kabin.
You may also like :
Terekam Kamera, United Airlines Dengan 221 Penumpang Tabrak Truk saat akan Mendarat di Bandara Newark
Penerbangan UA18 dari Milan menuju Newark pada tanggal 8 September dialihkan ke Maine untuk menurunkan penumpang yang bertindak rusuh tersebut, yang diidentifikasi oleh laporan media sebagai seorang wanita bernama Kristina Kedysheva.
You might be interested :
Ngamuk di Pesawat, Penumpang American Airlines Diikat di Kursi
Majalah AS, People, melaporkan bahwa Kedysheva bepergian di kelas satu dan telah mengonsumsi beberapa minuman beralkohol selama penerbangan.
Wanita tersebut, yang digambarkan oleh seorang anggota awak kabin tampak mabuk, diduga menjadi agresif ketika awak kabin menolak untuk menyajikan lebih banyak alkohol kepadanya.
Kepada penyelidik seorang penumpang lain dilaporkan mengatakan bahwa Kedysheva sempat mendekati pintu belakang pesawat, meskipun tidak jelas apakah ia berniat membukanya.
Anggota awak kabin kemudian memutuskan bahwa ia perlu diamankan (dibatasi geraknya), namun Kedysheva diduga melakukan perlawanan saat mereka mencoba memasang alat pengaman/penahan padanya.
Sesama penumpang, Alyssa dan Alex Suder, mengatakan kepada Yahoo News bahwa mereka mendengar keributan dan teriakan minta tolong dari awak kabin.
Pasangan Suder dan dua penumpang lainnya kemudian menahan Kedysheva, yang digambarkan sedang menendang dan mencoba menggigit.
Pesawat kemudian dialihkan rutenya agar Kedysheva dapat diturunkan dari penerbangan.
Pasangan Suder mengklaim bahwa awak kabin sedang berusaha mendudukkan Kedysheva di kursi ketika ia menendang seorang awak kabin dan menggigit pergelangan tangan awak kabin lainnya.
"Awak kabin itu benar-benar sampai berada di pangkuan penumpang lain," ujar Alex Suder kepada Yahoo News sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Asia One, Kamis, 17 September 2026.
Kedysheva ditangkap setelah pesawat mendarat. Ia didakwa melakukan tindakan yang mengganggu awak penerbangan serta melakukan penyerangan.
Pesawat kemudian melanjutkan perjalanan ke tujuan awalnya di Newark.