
UPdates - Hujan lebat yang menyebabkan banjir membuat jalan-jalan di ibu kota Libya, Tripoli, lumpuh total pada hari Selasa, 13 Oktober 2026 waktu setempat. Selain menyebabkan ribuan kendaraan terjebak dalam kemacetan total, banjir juga dilaporkan menyebabkan seorang karyawan bank tewas karena tersengat aliran listrik.
You may also like :
Lebih 100 Pendaki Asing Terjebak Banjir Bandang Nepal, Persediaan Makanan Sudah Menipis
Disadur Keidenesia.TV dari Arabnews.com, Rabu, 14 Oktober 2026, pemerintah Libya meluncurkan operasi mendesak guna menguras air banjir, sementara pasukan keamanan mengumumkan penutupan jalan lingkar ibu kota.
Untuk mengurangi bahaya, Perusahaan Listrik Umum Libya memutuskan untuk memutus aliran listrik di beberapa distrik di Tripoli.
Bangunan lain di pusat kota juga terendam banjir, termasuk rumah sakit pusat.
Pada Senin malam, Pusat Meteorologi Nasional memperkirakan curah hujan lebat di seluruh wilayah utara negara itu, dan mengeluarkan peringatan kepada warga yang tinggal di dekat wadi dan lembah.
Pasca terjangan banjir, truk-truk milik pemerintah kota dan dinas jalan Tripoli bekerja keras di jalan-jalan utama ibu kota, memompa lumpur dan puing-puing yang terbawa ke kota oleh derasnya air.