Ajudan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, Briptu Asky Rizal Toding (Foto: X/tangkapan Layar)

Senggol Mahasiswa saat Kawal Atasan, Briptu Asky Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf

21 October 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates—Ajudan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, Briptu Asky Rizal Toding menjadi sorotan setelah bersikap arogan dan menyenggol mahasiswa ketika sedang mendampingi atasannya.

Video insiden yang melibatkan dirinya dengan mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Samarinda itu pun viral yang membuat sang ajudan akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Peristiwa yang melibatkan Asky bermula seusai mahasiswa GMNI Samarinda menggelar demonstrasi di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Jalan Gajah Mada, Samarinda, pada Senin, 19 Oktober 2026 lalu.

Dalam demonstrasi yang berlangsung sekitar pukul 16.00 hingga 18.00 WITA itu, mahasiswa menyampaikan sejumlah persoalan, termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur.

Mahasiswa yang berencana meninggalkan lokasi setelah aksi berakhir secara tidak sengaja berpapasan dengan Rudy Mas'ud yang hendak menunaikan salat di Masjid Nurul Mu'minin yang berada di kompleks Pemprov Kaltim.

Momen tersebut kemudian dimanfaatkan mahasiswa untuk mempertanyakan alasan gubernur tidak menemui mereka saat demonstrasi beberapa saat sebelumnya.

Namun, situasi berubah memanas saat ajudan gubernur diduga berusaha mengambil telepon genggam milik mahasiswa yang sedang merekam kejadian tersebut.

Bahkan, sang ajudan tampak dengan sengaja menyenggol kader GMNI bernama Ridwan. Aksi arogan sang ajudan berlanjut ke mahasiswa lain bahkan hingga ke depan pintu masuk masjid.

Tindakan tersebut memicu reaksi dari mahasiswa yang berada di lokasi itu. Selain mendebat sang ajudan, mereka kemudian memutuskan bertahan hingga malam hari untuk meminta penjelasan mengenai kejadian tersebut.

Video kejadian itu kemudian menyebar dan viral. Identitas ajudan gubernur itu diungkap publik. Bahkan hingga ke statusnya sebagai warga Desil 1 serta video pernikahannya yang dianggap mewah.

Melalui sebuah video, Asky akhirnya meminta maaf. Ia mengakui bahwa tindakannya telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi pihak lain. Ia juga menegaskan bahwa perbuatannya tidak dapat dibenarkan, meskipun dilakukan secara spontan dan tanpa instruksi siapa pun.

"Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Shalom. Saya Asky Rizal Toding, yang saat ini bertugas sebagai ajudan Bapak Gubernur Kalimantan Timur, secara tulus menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan mahasiswa dan warga masyarakat atas sikap arogansi saya yang terjadi pada hari Senin, tanggal 19 Oktober 2026, sekira pukul 18.00 WITA di halaman Masjid Nurul Mumin Pemprov Kaltim,” katanya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari video permintaan maafnya, Rabu, 21 Oktober 2026.

Menurutnya, ia menyadari bahwa tindakannya adalah sebuah kesalahan dan telah menimbulkan ketidaknyamanan. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada pembenaran atas perbuatannya.

“Dan saya melakukan tindakan tersebut secara spontan dan tanpa ada instruksi dari siapa pun. Sekali lagi, saya memohon maaf sebesar-besarnya atas semua tindakan saya yang terlalu berlebihan, dan berjanji tidak akan mengulangi kembali. Demikian permohonan maaf saya. Terima kasih. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh," ucapnya.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >