Grup vokal wanita berbasis AI, Babyqueen (Foto: Babyqueen)

Anggotanya Virtual, 1 Ngaku Hamil dan Mundur, Girl Band AI Ini Bikin Heboh, Penciptanya Minta Maaf

27 October 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates—Para pencipta grup musik perempuan berbasis AI telah meminta maaf setelah salah satu anggota grup tersebut mengumumkan pengunduran dirinya — karena ia sedang hamil.

Babyqueen, sebuah grup yang terinspirasi dari K-Pop dan terdiri dari lima anggota virtual, diluncurkan pada bulan September lalu.

Setiap anggotanya memiliki akun media sosial dan persona sendiri untuk menjaga keterlibatan para penggemar.

Namun, sang penyanyi utama, Mity, menyampaikan kabar mengenai kehamilannya melalui pernyataan yang cukup aneh di platform media sosial Tiongkok, Xiaohongshu (dikenal juga sebagai RedNote).

Bingung? Anda tidak sendirian.

“Baru-baru ini, saya mengetahui bahwa saya hamil,” bunyi pernyataan tersebut sebagaimana dilansir dari Metro, Selasa, 27 Oktober 2026.

“Setelah memikirkannya matang-matang dan mendiskusikannya dengan pihak perusahaan serta anggota grup lainnya, saya memutuskan untuk rehat sejenak dari tim agar bisa fokus beristirahat dan merawat diri sendiri,” lanjutnya.

“Ini bukanlah keputusan yang mudah, terutama bagi rekan-rekan anggota dan staf yang telah bersiap untuk comeback ini bersama-sama—saya benar-benar meminta maaf,” jelasnya.

“Semua orang telah bekerja sangat keras, namun rencana harus berubah karena saya. Saya sangat menghargai usaha mereka, dan saya tidak akan lari dari tanggung jawab saya,” tandasnya.

Selain mengejutkan para penggemar—yang mungkin sebelumnya tidak menyadari bahwa grup tersebut merupakan kreasi kecerdasan buatan (AI)—unggahan ini juga memicu banyak kritik di platform media sosial Tiongkok, Weibo.

Pengumuman tersebut dituding telah meremehkan pengalaman reproduksi perempuan.

Pencipta di balik grup AI ini kemudian meminta maaf dan menghapus unggahan tersebut. Mereka mengakui bahwa skenario kehamilan itu sengaja dibuat karena tekanan dalam mengelola grup beranggotakan lima orang—serta menciptakan kehidupan daring bagi kelima anggota virtual tersebut—telah menjadi beban yang terlalu berat.

“Kami hanyalah sekumpulan gadis yang menyukai K-Pop dan masih berstatus sebagai pelajar,” kata pencipta grup AI ini dalam sebuah pernyataan.

Para pencipta itu menambahkan bahwa mereka belum menghasilkan satu sen pun dari grup tersebut.

Mereka juga melontarkan gagasan bahwa Mity mungkin bisa kembali dan menjajaki dua jalur karier: menjadi pemeran (akting) atau menjadi kreator konten seputar kehamilan dan bayi.

Musik berbasis AI terus menuai kritik, dengan banyak pihak yang mengeluhkan bahwa teknologi ini sering kali menggunakan karya seni manusia yang memiliki hak cipta tanpa izin maupun kompensasi.

Para pengeritik berpendapat bahwa hal ini tidak hanya mendevaluasi penulisan lagu dan produksi yang sesungguhnya, tetapi juga mengancam mata pencaharian para musisi sejati dengan membanjiri platform streaming menggunakan konten yang dibuat oleh bot.

Meski demikian, tren ini tetap memiliki penggemar. Salah satunya adalah Elon Musk, yang membelanya dalam acara X Takeover yang baru saja digelar di Texas.

"Menyebutnya sebagai 'slopcore' adalah istilah yang keliru. Sejujurnya, ini lebih tepat disebut 'awesomecore'," ujar Musk, merujuk pada sebutan yang sering diberikan untuk musik hasil kecerdasan buatan (AI).

Orang terkaya dunia itu menegaskan bahwa musik AI itu sangat bagus. “Dan video musiknya pun luar biasa. Ini menunjukkan selera yang baik. Anda mungkin akan berpikir, 'Wah, ternyata AI bisa memiliki selera yang bagus? Luar biasa sekali’,” tandasnya.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >