
UPdates—Penyerang Tenerife, Jesus de Miguel, meninggal dunia setelah mengalami cedera serius dalam sebuah pertandingan divisi dua Spanyol.
You may also like :
Usai Gebuk Barca, Mourinho Pastikan Madrid tak Beli Pemain Lagi di Januari
Pemain berusia 30 tahun itu mengalami cedera di bagian kepala dan dada saat bertanding melawan FC Andorra pada hari Senin, akibat benturan keras dengan kiper Jesus Owono, yang kemudian diganjar kartu merah karena dinilai melakukan pelanggaran keras.
Kondisi De Miguel sempat dilaporkan stabil pada hari Senin, tetapi kesehatannya memburuk pada Selasa pagi. Pemain asal Spanyol itu akhirnya mengembuskan napas terakhir pada pukul 07.00 waktu setempat.
"Dengan hati yang hancur, tenggorokan yang tercekat, dan rasa tidak percaya atas kenyataan pahit ini, CD Tenerife mengumumkan kabar duka meninggalnya Jesus de Miguel Alameda," demikian pernyataan resmi klub sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari BBC, Selasa, 3 November 2026.
"Tidak ada kata-kata yang mampu menghibur; sungguh tidak ada apa pun yang bisa mengurangi kesedihan yang mendalam ini. Kami berdiri bersama keluarga yang ditinggalkan, orang-orang terkasihnya, dan seluruh pendukung Tenerife yang hari ini berduka atas kehilangan yang begitu kejam ini," lanjut klub.
Pertandingan antara Tenerife dan Andorra saat itu sedang dalam kedudukan imbang 2-2, memasuki tujuh menit waktu tambahan, ketika insiden tersebut terjadi.
Owono berlari menuju lingkaran tengah untuk menghalau bola lambung, saat lututnya tampak berbenturan dengan De Miguel.
Sang penyerang tergeletak tak bergerak di lapangan. Tim medis segera memberikan pertolongan sebelum ia dilarikan dengan ambulans dari Stadion Heliodoro Rodriguez Lopez milik Tenerife menuju rumah sakit.
Para pemain dari kedua tim tampak sangat terguncang oleh kejadian tersebut; beberapa rekan setim De Miguel bahkan terlihat menangis.
Wasit memberikan kartu merah langsung kepada Owono sebelum akhirnya menghentikan pertandingan.
Media Spanyol, termasuk Marca, melaporkan bahwa De Miguel sempat mengalami henti jantung di dalam ambulans dan sempat mendapatkan upaya resusitasi oleh paramedis dalam perjalanan menuju rumah sakit.
"Hari ini, kita semua merasakan kepedihan yang luar biasa akibat kehilangan yang tak tergantikan ini. Belasungkawa sedalam-dalamnya untuk keluarga, orang-orang terkasih, rekan setim, dan seluruh pihak klub,” kata Presiden La Liga, Javier Tebas.
Penyerang Real Madrid dan tim nasional Prancis, Kylian Mbappe, menulis di media sosialnya: "Sangat menyedihkan, tidak ada kata-kata yang bisa diucapkan."
Menyusul meninggalnya De Miguel, Federasi Sepak Bola Spanyol mengumumkan bahwa pertandingan Piala Spanyol yang dijadwalkan pada hari Selasa telah ditunda.
De Miguel, yang lahir di Madrid, mengawali kariernya di Leganes pada tahun 2015 dan kemudian bermain untuk delapan klub berbeda di Spanyol.
Setelah sempat membela Lugo, Fuenlabrada, dan Internacional Madrid, ia kembali ke Fuenlabrada, lalu melanjutkan kariernya di Union Adarve, Navalcarnero, dan Unionistas.
Ia bergabung dengan Castellon pada tahun 2023 dan mencetak 16 gol, yang membantu klub tersebut promosi ke divisi dua Spanyol setahun kemudian.
Pemain asal Spanyol ini bergabung dengan Tenerife dengan kontrak tiga tahun pada tahun 2025 dan mencatatkan 11 gol dalam 29 penampilan untuk klub tersebut.
De Miguel meninggalkan seorang putri, Carla de Miguel Fernandez, yang lahir pada tahun 2025.