Calavera Catrina tertinggi yang pecahkan rekor dunia (Foto: GWR)

Perayaan Hari Orang Mati di Meksiko Cetak 3 Rekor Dunia

5 November 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates—Setiap tahun pada tanggal 1–2 November, Dia de los Muertos (Hari Orang Mati) dirayakan di seluruh dunia. Tradisi yang berakar dari budaya Meksiko ini bertujuan untuk menghormati kerabat dan orang-orang terkasih yang telah tiada.

You may also like : labu bagheera with ian paton and his granddaughterButuh 590 Liter Air per Hari, Petani Inggris Hasilkan Labu Terberat Dunia

Sebagai momen untuk mempertemukan kembali yang masih hidup dengan yang telah meninggal, hari libur nasional ini sering kali dirayakan dengan penuh warna, kebersamaan, dan kasih sayang.

You might be interested : sungai di bawah laut cenote angelitaCenote Angelita, Sungai Bawah Laut yang Ajaib di Meksiko

Perayaan ini mencakup Ofrendas (persembahan di atas altar) yang dihias dengan meriah, penggambaran kerangka (dalam bentuk kostum, permen berbentuk tengkorak, atau La Calavera Catrina), serta pemberian makanan, doa, dan waktu khusus di makam keluarga.

Meskipun asal-usul pasti Dia de los Muertos masih diperdebatkan, tradisi ini telah berkembang selama bertahun-tahun menjadi kebiasaan penting yang tersebar luas di Meksiko.

Keluarga dan komunitas berkumpul untuk mengenang warisan leluhur serta mereka yang telah mendahului.

Di berbagai belahan dunia, Anda mungkin dapat menjumpai lilin yang menyala dan bunga marigold khas Meksiko yang diletakkan untuk mengenang mereka yang telah berpulang.

Hari libur ini menjadi momen untuk kasih sayang dan kenangan—sekaligus perayaan untuk menghormati pertemuan kembali antara arwah orang yang telah meninggal dengan mereka yang masih hidup, serta ajang berkumpul bagi keluarga dan kerabat yang masih ada.

Anggota keluarga memasak bersama, menata barang-barang kesukaan mendiang orang terkasih, dan merayakan semangat hidup mereka melalui nyanyian, tarian, dan kegembiraan.

Bahkan, ada pula yang merayakannya dengan cara yang memecahkan rekor dunia.

Tahun ini, saat masyarakat Meksiko di seluruh dunia menjalankan tradisi tersebut, Guinness World Records turut hadir untuk menyaksikan pencapaian tiga rekor terbesar dalam perayaan Dia de los Muertos.

Calavera Catrina Tertinggi

Kerangka dan tengkorak merupakan ikonografi yang menonjol dalam perayaan Dia de los Muertos, yang berfungsi untuk menghidupkan simbol kematian.

Di antara berbagai citra tersebut, mungkin yang paling terkenal adalah La Calavera Catrina (secara harfiah berarti “Kerangka (perempuan) yang Anggun”).

Sosok kerangka wanita yang tinggi dan ramping dengan topi raksasa ini pertama kali diciptakan oleh seniman grafis Meksiko, José Guadalupe Posada, pada awal abad ke-20.

Karya tersebut merupakan bentuk kritik terhadap wanita Meksiko kaya yang mengadopsi gaya busana Eropa. Para pakar berpendapat bahwa gambar ini melambangkan bahwa terlepas dari status sosial, kematian akan menjemput kita semua.

Beberapa tahun kemudian, seniman Meksiko Diego Rivera menampilkan La Catrina dalam mural terkenalnya tahun 1947, Dream of a Sunday Afternoon in Alameda Central (Sueño de una tarde dominical en la Alameda Central), sebagai penghormatan kepada José Guadalupe Posada.

Sejak saat itu, La Catrina menjadi sosok penting dalam seni rakyat Meksiko dan sering muncul dalam berbagai perayaan hari libur nasional.

Menariknya, Calavera Catrina tertinggi dalam sejarah diciptakan pada bulan Oktober ini oleh Pemerintah Kota Meksiko (Gobierno de la Ciudad de México) di Mexico City. Sosok ini menjulang tinggi di hadapan publik dengan rekor ketinggian mencapai 109,616 kaki (33,411 meter).

Dirancang dan dirakit oleh 150 orang, Catrina ini dibuat menggunakan baja, serat kaca, kayu, blok beton, perancah (scaffolding), serta lampu LED.

Para seniman terinspirasi oleh sulaman tradisional Meksiko; mereka menyelimuti sosok Catrina tersebut dengan kain sepanjang hampir 10.000 kaki (3.000 meter)—sebagian di antaranya dilukis dengan tangan—serta melengkapinya dengan perhiasan dan aksesori yang dibuat khusus.

Hasil akhirnya adalah sebuah Catrina dengan proporsi yang luar biasa, menarik perhatian setiap orang di ibu kota berkat ukurannya yang masif dan visualnya yang mencolok.

"Sungguh memukau saat melihatnya," ujar Alfredo Arista, juri dari Guinness World Records yang menyaksikan proses pengukuran tersebut sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resmi GWR, Kamis, 5 November 2026.

“Dari jarak beberapa jalan, Anda sudah bisa mengagumi karya megah tersebut, yang membuat Anda terpaku dalam diam dan sekadar terpana melihatnya. Perasaan kagum, kasih sayang, dan bangga akan muncul saat Anda berdiri di hadapannya dan meresapi keindahannya,” lanjutnya.

Alfeñique terpanjang

Berkaitan dengan citra kerangka La Catrina, tengkorak (atau Calavera) sering kali hadir dalam perayaan Día de los Muertos (Hari Orang Mati).

Tengkorak-tengkorak ini dapat dibuat dari berbagai bahan, mulai dari tanah liat hingga gula, dan dibentuk dengan tangan menjadi sosok penuh warna dengan seringai lebar yang menghiasi ofrenda (altar persembahan).

Kreasi yang terbuat dari gula ini disebut alfeñique—dan meskipun bentuk tengkorak adalah yang paling populer, permen manis ini bisa dibentuk menjadi apa saja: mulai dari hewan, peti mati, hingga ular yang memecahkan rekor.

Sebagai bagian dari perayaan Dia de los Muertos (Hari Orang Mati) di Toluca, Meksiko, pada tanggal 30 Oktober ini, Pemerintah Kota Toluca (Meksiko) menginisiasi pembuatan alfeñique (manisan gula khas) terpanjang sepanjang masa, dengan total panjang mencapai 120,43 kaki (36,71 meter).

Dikelilingi oleh lengkungan bunga marigold  yang semarak, manisan tersebut dibentuk menyerupai dewa Mesoamerika, Quetzalcoatl. Manisan ini kemudian dibagi-bagikan kepada masyarakat umum—sebuah persembahan yang menggugah selera sekaligus mencerminkan kebanggaan daerah.

"Mulai hari ini dan seterusnya, dunia akan mengenal Toluca, warisan budayanya yang kaya, serta keindahan tradisi yang telah dilestarikan selama turun-temurun," ujar penyelenggara acara.

"Keahlian membuat alfeñique yang indah ini tidak hanya mencerminkan kreativitas dan keterampilan, tetapi juga identitas, kebanggaan, dan warisan masyarakat kami. Pencapaian ini menjadi kesempatan untuk berbagi salah satu ekspresi budaya kami yang paling berharga kepada dunia," jelas penyelenggara.

Altar Dia de los Muertos terbesar

Selama perayaan ini, masyarakat Meksiko biasanya meletakkan foto orang-orang terkasih yang telah tiada di atas altar, serta menata barang-barang kesukaan mereka di samping bingkai foto tersebut.

Untuk menghormati tradisi ini, yayasan milik Farmacias Similares, “Fundación Dr Simi”, menciptakan altar Hari Orang Mati (Day of the Dead) terbesar sepanjang masa, dengan luas mencapai rekor 52.729,70 kaki persegi (4.898,75 m²).

Lebih dari 100 anggota tim turut serta dalam penyusunan altar ini. Mereka bekerja tanpa henti selama satu hari penuh untuk menciptakan sebuah pajangan yang sarat akan foto-foto bermakna, makanan, minuman, serta barang-barang pribadi, yang dapat dinikmati oleh masyarakat.

Hasil akhirnya adalah sebuah altar raksasa yang luasnya hampir menyamai lapangan sepak bola.

Altar ini memantik rasa hormat dan kasih sayang dari para pengunjung, sekaligus menjadi representasi yang penuh warna dan menyentuh hati mengenai budaya Meksiko serta kenangan akan orang-orang terkasih yang telah tiada.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >