
UPdates—Seorang pria di Charleston, South Carolina, AS, ditangkap setelah meninggalkan putrinya yang berusia 6 tahun dalam keadaan tertidur di luar toko Target untuk menjaga antreannya demi mendapatkan set kartu koleksi Pokémon yang baru dirilis.
Departemen Kepolisian Charleston dalam sebuah pernyataan tertulis mengatakan, petugas mendatangi toko Target di kawasan West Ashley, Charleston, pada Jumat, sekitar pukul 02.30 dini hari setelah menerima laporan mengenai seorang anak yang ditinggalkan tanpa pengawasan.
Mereka menemukan anak perempuan tersebut sendirian. Polisi mengidentifikasi sang ayah sebagai John-Michael Dooley, 35 tahun, dari Johns Island, South Carolina.
Menurut polisi, sejumlah pelanggan telah berkumpul di luar toko sepanjang malam untuk menantikan peluncuran tersebut. Ekspansi terbaru untuk permainan kartu koleksi Pokémon yang sangat populer, “Mega Evolution — Delta Reign,” mulai dijual pada hari Jumat.
Waralaba asal Jepang yang telah ada selama beberapa dekade—berawal dari permainan video untuk anak-anak—ini berpusat pada makhluk-makhluk fiksi yang dikumpulkan, dilatih, dan diadu oleh para pemainnya. Harga satu pak kartu dimulai dari sekitar $5 (Rp90.500).
Pernyataan polisi tidak menyebutkan apakah Dooley berniat membeli kartu-kartu tersebut untuk dirinya sendiri atau untuk putrinya.
Dooley menolak untuk membahas tuduhan tersebut secara rinci kepada NBC News, dengan alasan mengikuti saran dari pengacaranya.
Ia mengatakan bahwa pemberitaan media tidak akurat, namun tidak merinci bagian mana yang keliru.
Saksi mata memberi tahu polisi bahwa Dooley sempat memberikan bantal dan selimut kepada putrinya sebelum meninggalkannya dalam keadaan tertidur di antrean, sekitar setelah pukul 01.00 dini hari.
Setelah sekitar satu jam berlalu tanpa kehadiran sang ayah, pelanggan lain yang merasa khawatir pun menghubungi polisi, ujar pihak berwenang.
Menurut pernyataan tersebut, saat Dooley kembali ke toko, para saksi mengenalinya dan ia pun ditangkap.
Polisi menyatakan bahwa Dooley mengakui dirinya sempat pulang ke rumah dan meninggalkan putrinya tanpa pengawasan demi mempertahankan antreannya.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari NBC News, anak tersebut dalam keadaan selamat dan telah ditempatkan dalam perlindungan darurat oleh Departemen Layanan Sosial South Carolina, ungkap pihak kepolisian.
Dooley didakwa melakukan tindakan melanggar hukum terhadap seorang anak. Berdasarkan pernyataan tersebut, ia kini ditahan di Pusat Penahanan Al Cannon dan belum dapat dimintai keterangan.