Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026. (Foto: RRI/Zahrotin Aljannah)

Alasan Penyelaman KM Virgo Terpaksa Dihentikan saat 55 Korban Masih Hilang

4 October 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates—Basarnas menghentikan operasi penyelaman dalam pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang belum ditemukan hingga hari ke-21.

You may also like : sar banjarmasinKapal Virgo Transport 8 dengan 243 Penumpang Hilang Kontak di Laut Jawa

Kepala Basarnas Mohammad Syafii menjelaskan, perubahan kondisi jasad korban menjadi salah satu pertimbangan utama penghentian operasi bawah air.

Selain itu, kondisi badan kapal yang semakin labil juga meningkatkan risiko keselamatan penyelam selama proses pencarian berlangsung.

"Pada beberapa hari pertama, korban yang dievakuasi dari dalam kapal masih memungkinkan untuk terapung. Sehingga dapat diterima tim penyelamat," ujarnya dalam keterangan pers sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari RRI, Minggu, 4 Oktober 2026.

Kondisi korban yang sebelumnya memungkinkan proses evakuasi di permukaan laut kini telah mengalami perubahan signifikan.

"Jika sebelumnya korban dapat naik dengan sendirinya setelah dikeluarkan, kini kondisinya dapat terurai saat proses evakuasi berlangsung," ungkapnya.

Ia menegaskan, kondisi tersebut membuat operasi penyelaman tidak efektif dilanjutkan sehingga Basarnas memutuskan menghentikan pencarian bawah air.

Perubahan struktur kapal sejak hari pertama operasi turut memengaruhi efektivitas penyelaman dan proses pengangkatan korban dari dalam bangkai kapal.

Basarnas mencatat, kemampuan maksimal penyelaman terhadap badan kapal telah dilakukan selama operasi pencarian berlangsung hingga hari ke-21.

Akan tetapi, tim penyelam tidak menemukan korban tambahan dalam tiga hari terakhir meskipun upaya pencarian terus dilakukan secara intensif.

"Kemampuan maksimal penyelaman terhadap badan kapal telah dilakukan, dan tiga hari terakhir ini tidak menemukan korban lagi," katanya.

Ia menjelaskan, masih terdapat bagian kapal yang belum tersentuh penyelam, termasuk lambung kiri, tetapi kondisinya sangat membahayakan keselamatan petugas.

Harapan Basarnas, pemilik kapal segera melaksanakan operasi salvage atau pengangkatan badan kapal untuk mendukung proses pencarian korban.

Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan keberadaan korban yang masih tertahan di dalam kapal sekaligus mempermudah proses evakuasi.

Meski menghentikan penyelaman, Basarnas tetap melanjutkan operasi SAR dengan memfokuskan pencarian pada wilayah perairan yang berpotensi menjadi lokasi korban hanyut.

Area pencarian mencakup perairan Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat berdasarkan hasil evaluasi tim SAR gabungan.

"Hingga hari ke-21, sebanyak 188 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 80 orang meninggal dunia," ucapnya.

Sebanyak 55 korban lainnya masih dalam pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >