Ilustrasi Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta (foto:thammyvienvip.com)

Anggota DPR RI dan DPRD Masuk Kategori Desil 4 Rentan Miskin, Lansia Difabel Malah Desil 10

8 September 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates—Pengelompokan desil warga terus disorot. Terbaru adalah anggota DPR RI dan DPRD DIY masuk kategori desil 4 yang rentan miskin.

Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Eva Stevany Rataba, menjadi sorotan setelah namanya dikabarkan masuk dalam daftar penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) di Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan.

Kehebohan ini bermula dari temuan nama Eva yang tercatat dalam kelompok desil 4 pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Masuknya nama Eva dalam desil 4 sebagai warga kategori rentan miskin itu dinilai tidak relevan. Selain di LHKPN-nya ia tercatat mempunyai harta kekayaan Rp3.501.388.564, gaji dan tunjangan anggota DPR RI juga antara Rp100 juta hingga Rp230 juta per bulan.

Eva sendiri mengaku heran dan dengan tegas membantah bahwa dirinya pernah menerima atau menikmati bantuan sosial dari pemerintah.

"Perlu saya tegaskan bahwa saya tidak pernah mendaftar dan tidak pernah menerima bantuan PKH," tegas Eva dalam keterangannya kepada wartawan sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari CNN Indonesia, Selasa, 8 September 2026.

Legislator dari Dapil Sulsel 3 ini mengaku telah mendatangi kantor Dinas Sosial (Dinsos) Toraja Utara untuk mempertanyakan data tersebut dan mendesak adanya verifikasi ulang.

"Waktu saya tahu nama saya tercantum dalam data tersebut, saya sendiri yang datang mempertanyakan datanya dan meminta agar segera dilakukan pengecekan serta perbaikan," ujarnya.

Ia mendesak agar dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sumber serta riwayat pembaruan data. Eva tidak ingin status kepesertaan program bantuan pemerintah ini menjadi salah sasaran.

"Justru saya mempertanyakan, bagaimana mungkin saya bisa tercatat dalam data tersebut. Karena itu saya meminta agar sumber dan riwayat datanya ditelusuri secara terbuka," jelas Eva.

Kekeliruan ini menurutnya harus menjadi momentum agar pemutakhiran data bansos menjadi atensi serius agar hak masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak terampas.

"Saya tidak ingin persoalan ini sekadar menjadi polemik. Saya ingin ini menjadi pintu masuk untuk memperbaiki data. Silakan ditelusuri secara transparan bagaimana nama saya bisa masuk, kapan masuk, dan berdasarkan data apa," tegas Eva.

Kepala Dinas Sosial Toraja Utara, Elias Masi Para'pak, membenarkan bahwa nama Eva memang masuk ke dalam desil 4. Meski demikian, ia menepis kabar Eva penerima bansos PKH.

"Saya tegaskan bahwa ibu Eva Stevany Rataba tidak pernah terdaftar sebagai penerima bantuan PKH maupun jenis bantuan sosial lainnya," ungkap Elias, Minggu, 6 September lalu.

Menurut Elias, pihaknya baru mengetahui persoalan ini setelah Eva datang langsung ke kantor Dinsos Torut untuk mempertanyakan status desil-nya.

Terkait penyebab nama Eva bisa terkategorikan sebagai kelompok rentan miskin, Elias menyatakan bahwa pendataan desil merupakan kewenangan Badan Pusat Statistik (BPS), dan bukan satu-satunya syarat mutlak penerima bansos.

Tidak kalah heboh, anggota DPRD DIY, Lisman Puja Kesuma juga tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos) kategori Desil 4 di Kabupaten Sleman.

"Saya sendiri tidak tahu bagaimana nama saya bisa masuk dalam data penerima bansos," kata Lisman dalam keterangan dikutip Selasa, 8 September 2026.

Bertolak belakang dengan dua legislator itu, Suwarno, seorang pria lanjut usia (lansia) warga Jogoyudan, Gowongan, Jetis, Kota Yogyakarta, DIY mengaku tercatat masuk desil 10.

Lansia sebatang kara yang punya kelainan di tulang belakangnya ini masuk kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi pada DTSEN.

"Wah, berarti saya kaya dong. Harusnya saya punya mobil, punya motor, punya segalanya. Tapi faktanya kan tidak," kata Suwarno Jumat, 28 Agustus lalu.

Desil merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang terbagi ke dalam 10 tingkatan.

Masyarakat yang berada pada desil 1 hingga 4 (sangat miskin hingga rentan miskin) merupakan kelompok prioritas utama penerima bansos dari pemerintah.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >