
UPdates—Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) mendakwa Manajer Fulham, Álvaro Arbeloa telah melakukan pelanggaran disiplin karena menyatakan bahwa perangkat pertandingan "tidak akan membiarkan Manchester United kalah" setelah tim asuhan Michael Carrick mencetak gol penyeimbang di menit-menit akhir dalam laga Liga Premier di Craven Cottage.
You may also like :
Guardiola Marah, Pelatih Inggris Panggil Grealish yang Baru Pulih dari Cedera
United beruntung bisa membawa pulang satu poin setelah gol Matheus Cunha pada menit ke-89—yang tercipta akibat bola berbelok arah—memastikan hasil imbang 1-1 pada 20 September lalu.
You might be interested :
Hasil dan Klasemen Liga Inggris dan Liga Spanyol
Dalam wawancara televisi pascapertandingan, Arbeloa mengatakan bahwa wasit memberikan keputusan pelanggaran "semuanya" untuk United dan menyatakan bahwa itu sudah bisa diprediksi sejak awal.
"Saya sudah tahu setelah pertandingan melawan Man City bahwa mereka [tidak akan] membiarkan Manchester United kalah di sini," katanya merujuk pada keputusan VAR yang kontroversial dalam laga derbi Manchester sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari ESPN, Rabu, 30 September 2026.
Dakwaan pelanggaran disiplin dari FA menyebutkan bahwa manajer Fulham tersebut bertindak dengan cara yang tidak pantas dengan melontarkan komentar dalam wawancara pascapertandingan yang menyiratkan adanya keberpihakan dan/atau mempertanyakan integritas perangkat pertandingan.
Arbeloa—yang mulai melatih Fulham pada musim panas lalu namun belum pernah memenangkan pertandingan liga—memiliki waktu hingga hari Kamis untuk memberikan tanggapan.
Sementara itu, United baru memenangkan satu pertandingan dari lima laga awal Liga Premier mereka, yakni saat melawan Ipswich Town.
Mereka kalah dari Hull pada pekan pembuka, bermain imbang dengan Everton, kalah dari Man City, dan berhasil mengamankan hasil imbang saat melawan Fulham.