
UPdates—Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Kantor Bupati Arosuka dan beberapa wilayah lainnya di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin malam.
You may also like :
Korban Tewas Banjir Nepal-Tibet Sudah 1.410 Orang, 5.651 Masih Hilang
Bencana tersebut menyebabkan jalur utama Padang menuju Solok sempat terputus akibat material banjir berupa batu besar, kayu gelondongan, dan aliran air deras yang menggenangi jalan.
You might be interested :
12.994 Korban Bencana Sumatera Masih Mengungsi, Khusus Aceh 12.194 Orang
Kawasan perkantoran yang terletak di daerah perbukitan dekat kaki Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatra Barat dilaporkan porak-poranda akibat banjir bandang dan longsor yang terjadi sekitar pukul 20.10 WIB itu.
Kepala Puskesmas Talang Babunggo, Asmiyanti, mengungkapkan bahwa satu warga Komplek Nuansa Griya Arosuka bernama Agusra (59) dilaporkan hilang dan hingga kini masih dalam pencarian.
Informasi sementara yang dihimpun Keidenesia.tv, ada 3 korban luka ringan dan 1 korban luka berat dalam peristiwa ini.
Saat kejadian, warga komplek di area terdampak berhasil menyelamatkan diri dan kini berada di tempat pengungsian yang aman.
Pencarian orang hilang saat ini masih dilakukan.
Curah hujan yang sangat tinggi sejak sore hingga malam hari memicu meluapnya sungai dan longsor dari perbukitan di belakang komplek perkantoran.
Selain korban jiwa, satu unit jembatan putus dalam peristiwa ini. Sebuah alat berat juga tertimbun material.
Bangunan kantor PUPR, sejumlah warung, dan rumah warga mengalami kerusakan parah setelah tertutup tumpukan batu besar, kayu balok, dan lumpur.
Petugas kepolisian bersama pihak terkait melakukan normalisasi jalan di lokasi terdampak dengan menerapkan sistem buka tutup agar kendaraan dapat melintas secara bergantian.