
UPdates—Pemain muda Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah menunda harapan publik tuan rumah untuk merayakan gelar setelah mengalahkan Alex Lanier dalam laga semifinal French Open 2026 yang sengit.
Hasil ini mengantarkan Ubaidillah melaju ke final turnamen level Super 750 untuk pertama kalinya.
Dengan kemenangan 21-16, 16-21, 21-17 atas sang juara dunia di hadapan pendukungnya sendiri, Ubaidillah menunjukkan ketenangan yang jauh melampaui usianya yang baru 19 tahun.
Ia tampil sigap di depan net, tajam, dan yang terpenting, bermain dengan tenang serta luwes sepanjang pertandingan.
“Saya sangat bersyukur bisa menang. Pertandingan melawan Alex tadi sangat bagus,” ujar Ubaidillah kepada BWF sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resminya, Minggu, 25 Oktober 2026.
“Saya hanya berusaha menempatkan diri di posisi yang tepat dan tetap aktif bergerak,” lanjut Ubed, sapaan Ubaidillah.
Penempatan posisi tersebut terbukti menjadi kunci kemenangan.
“Kunci permainan saya adalah lebih banyak menyerang dan bermain di area depan net. Dari posisi tersebut, saya bisa mendapatkan peluang untuk melancarkan serangan,” jelasnya.
Pencapaian ini menjadi momen penting bagi pemain berusia 19 tahun tersebut. Ia mengaku bisa menikmati keberhasilan ini sekaligus menjadikannya pelajaran berharga, menyusul kesuksesannya di Asian Games sebelumnya.
“Ini momen yang indah bagi saya. Setelah Asian Games, kini saya bisa lebih menikmati pencapaian ini dan memetik pelajaran untuk turnamen berikutnya,” katanya.
Meski merasa bangga, ia tidak ingin merayakannya terlalu dini. Dengan laga final yang masih menanti Minggu hari ini, fokusnya kini beralih ke tantangan berikutnya.
“Tentu saja saya sangat bangga, tetapi saya tidak ingin merayakannya terlalu cepat. Masih ada satu pertandingan lagi dan saya ingin meraih gelar juara,” tegasnya.
Menemaninya di babak final adalah pemain tuan rumah lainnya, Christo Popov, yang berhasil melaju ke final di turnamen kandang untuk kedua kalinya secara berturut-turut setelah menaklukkan Hu Zhe An dengan skor 21-14, 21-10.
Ini akan menjadi pertemuan kedua bagi keduanya, di mana pada pertemuan pertama, Popov berhasil keluar sebagai pemenang.