
UPdates—Ilham Arief Sirajuddin (IAS) resmi menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Periode 2026-2031. Mantan Wali Kota Makassar itu terpilih secara aklamasi dalam Musda XI Partai Golkar Sulsel pada Sabtu, 18 Juli 2026 di Hotel Claro Makassar.
You may also like :
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Banjir Kritik, Antrean Melelahkan LPG 3 Kg sudah Telan Korban
“Pimpinan sidang sudah menelaah secara seksama seluruh dokumen yang diserahkan oleh tim Pak Ilham Arief Sirajuddin, termasuk semua persyaratan, melalui sidang ini IAS terpilih secara aklamasi," kata pimpinan sidang, Mustafa Radja seraya mempersilakan IAS untuk naik ke panggung.
Setelah itu, Mustafa Radja menyerahkan pataka atau bendera kehormatan partai kepada IAS.
"Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, saya terima pataka, panji Partai Golkar ini dan insyaallah akan kami kibarkan di seluruh pelosok Sulawesi Selatan," kata IAS.
Musda ini dibuka langsung Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia. Bahlil datang bersama jajaran elite Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
Ia didampingi Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji, Bendahara Umum DPP Partai Golkar Sari Yuliati, dan pengurus teras lainnya seperti Nurdin Halid.
Dalam sambutannya, Bahlil Lahadalia menegaskan posisi strategis Sulsel dalam peta politik Partai Golkar, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Kejayaan Golkar di wilayah timur kata dia selalu bertumpu pada Sulsel.
Menurutnya, Sulsel memiliki peran penting sebagai simpul kekuatan Golkar di kawasan timur Indonesia. Daerah-daerah lain di wilayah timur selama ini menjadikan Sulsel sebagai acuan dalam membangun kekuatan partai.
"Bicara Partai Golkar di wilayah timur, simpulnya Sulawesi Selatan. Kejayaan Partai Golkar di wilayah timur selalu semuanya ambil contoh di Sulsel," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bahlil mengajak seluruh kader Golkar menjadikan Musda sebagai momentum mengembalikan dominasi partai berlambang pohon beringin itu di Sulsel.
"Kita harus bersepakat mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Provinsi Sulawesi Selatan. Tidak ada cara lain. Ini keinginan kita semua. Keinginan kolektif," tegasnya.
Bagi Bahlil, keberhasilan Golkar memperkuat basis di Sulsel akan menjadi modal untuk mendongrak perolehan suara di daerah lain. "Rasanya kalau itu bisa kita lakukan, maka daerah lain juga bisa mengikuti," ujarnya.
Kepada ketua DPD Golkar Sulsel terpilih, ia berpesan agar fokus meningkatkan perolehan kursi legislatif di pemilu 2029. Baik di DPR RI maupun DPRD provinsi dan kabupaten/kota.
"Pertama bagaimana kita menaikkan kursi partai. Dari 102 di DPR RI jadi lebih, provinsi juga kita naikkan kursinya, kabupaten juga kita naikkan. Ini adalah tugas pengurus baru ke depannya," pesan Bahlil.
Ketua Panitia Pelaksana Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan, Lukman B. Kady dalam laporannya saat pembukaan memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan Musda telah dijalankan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar serta ketentuan organisasi yang berlaku.
Makanya, ia menyatakan bahwa proses demokrasi internal partai berjalan dengan legitimasi yang kuat.