Mensesneg Prasetyo Hadi. (foto:Dok.Humas Kemensetneg)

Jenderal Listyo Sigit Resmi Dipecat, Letjen TNI Ariyo Windutomo Plt Kepala Staf Kepresidenan

4 November 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates – Presiden Prabowo Subianto resmi memecat Jenderal Listyo Sigit Prabowo (LSP) dari jabatannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo pelaksana tugas pada Rabu, 4 November 2026.

You may also like : puan maharani4DPR RI Setuju, Puan Umumkan Komjen Suyudi Langsung Dilantik Jadi Kapolri Hari Ini

Keputusan tersebut menindaklanjuti status tersangka LSP dalam kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo dan sejumlah pihak lainnya.

" Ada konsekuensi logis karena salah satu tersangka adalah Kepala Staf Kepresidenan. Oleh karena itu sampaikan pagi ini Presiden telah menandatangani Keppres Pemberhentian Listyo sigit dalam kapasitas beliau sebagai Kepala Staf Kepresidenan dan selanjutnya Presiden menunjuk pelaksana tugas untuk sementara, beliau menunjuk Letjen Ariyo Windutomo sebagai Plt. Kepala Staf Kepresidenan," kata Mensesneg Prasetyo Hadi, Rabu, 4 November 2026, sebagaimana dilansir Keidenesia.TV dari CNNIndonesia.com.

Sebelumnya Jenderal Listyo ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri pada Selasa, 3 November 2026 malam.

Listyo ditetapkan sebagai tersangka bersama Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution, dan Widyaiswara Kepolisian Utama TK1 Sespim Lemdiklat Polri Irjen Eko Hadi Santoso.

Dalam keterangan persnya, Kabareskrim Polri Komjen Pol. Asep Safrudin menjelaskan bahwa kejadian penyadapan tersebut berlangsung pada periode tahun 2025 hingga 2026.

"Para tersangka diduga memerintahkan penyadapan tanpa prosedur seperti diatur dalam tata cara penyadapan Polri di Perkap Nomor 5 Tahun 2010," paparnya di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa malam.

Penyadapan tanpa prosedural atau illegal tapping tersebut dilakukan terhadap nomor telepon Presiden Republik Indonesia, tokoh politik, pejabat negara, pimpinan media/jurnalis, tokoh ormas, aktivis LSM, dan para pengusaha.

Kabareskrim menambahkan bahwa pihaknya melakukan serangkaian langkah penyelidikan dan penyidikan dengan telah memeriksa saksi 10 orang dan 3 orang saksi ahli.

"Kemudian kita juga telah melakukan penyitaan terhadap barang bukti, yaitu berupa handphone sebanyak 11 unit, 1 unit iPad, kemudian flashdisk 4 buah," terangnya.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >