
UPdates—Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban gempa bumi magnitudo (M) 7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Senin 17 Agustus 2026, jumlah korban meninggal dunia tercatat sudah 68 orang.
You may also like :
Update Gempa NTT: 70 Orang Meninggal, 1.182 Terluka
Korban meninggal dunia tersebar di sejumlah wilayah terdampak, mulai dari Kabupaten Manggarai Timur hingga Kabupaten Ngada
You might be interested :
Korban Meninggal Gempa NTT 111 Orang, Sudah 9.278 Gempa Susulan
Data korban tersebut masih terus diperbarui seiring proses pencarian dan pendataan di sejumlah wilayah terdampak.
"68 jiwa yang meninggal," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers, Senin 17 Agustus 2026.
Menurut Berton, BNPB masih memantau perkembangan kondisi di lapangan dan data akan diperbarui apabila kembali ditemukan korban.
"Kami tetap memantau jumlah korban ini dan terus akan kami laporkan ketika nanti ada jumlah korban yang ditemukan," ujarnya.
Selain korban meninggal dunia, BNPB mencatat sebanyak 213 orang terluka akibat gempa besar tersebut.
BNPB melaporkan sudah tidak ada lagi warga yang dinyatakan hilang akibat gempa NTT. Meski demikian, tim Basarnas masih disiagakan di sejumlah wilayah terdampak.
Personel Basarnas masih berada di tujuh kabupaten terdampak gempa dan tetap melakukan pencarian korban.
"Tim dari Basarnas masih siaga di 7 kabupaten terdampak. Hingga saat ini, 17 Agustus, sudah tidak ada laporan warga yang hilang di wilayah terdampak," jelas.
Berton menegaskan, tidak adanya laporan warga hilang bukan berarti operasi pencarian dihentikan. Basarnas tetap menurunkan personel secara optimal untuk mengantisipasi adanya laporan baru dari wilayah terdampak.
"Tim Basarnas tetap melakukan upaya-upaya pencarian dan tetap menurunkan personel secara optimal di daerah-daerah terdampak," ujarnya.