
UPdates—Sebanyak 15 orang telah ditangkap di Nigeria atas dugaan memproduksi dan menjual campuran minuman keras buatan lokal yang telah menewaskan sedikitnya 48 orang dan menyebabkan 182 orang jatuh sakit.
You may also like :
Heboh Tantangan Hafal Surat Ad-Dhuha untuk Sebotol Miras, MUI Keluarkan Pernyataan Keras
Kasus-kasus ini terjadi di tiga distrik di negara bagian Ondo, Nigeria barat daya.
You might be interested :
Tantangan Hafal Surat Ad-Dhuha untuk Sebotol Miras, The Sounds Project: Kami Marah, Kecewa, dan Mengecam
Campuran minuman tersebut—yang oleh media setempat disebut sebagai "monkey tail" (ekor monyet)—diketahui mengandung kadar metanol, sejenis alkohol beracun yang tinggi.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Sweden Herald, Sabtu, 19 September 2026, lima orang mengalami kebutaan total dan dua orang lainnya kehilangan sebagian penglihatan mereka.
Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan negara tersebut, kasus-kasus awal dilaporkan pada awal September dan jumlah korban jiwa terus bertambah sejak saat itu.