(foto:Dok.PemkotMakassar)

Pemkot Makassar Gelar Refleksi Kinerja 2025, Munafri: Ini Kesempatan Melihat yang Kurang

17 December 2025
Font +
Font -

UPdates - Menutup tahun 2025, Pemerintah Kota Makassar menggelar Refleksi Akhir Tahun sebagai ruang evaluasi terbuka atas kinerja pemerintahan selama kurang lebih 11 bulan terakhir.

You may also like : 20240428 ilustrasi guru honorer2.624 Tenaga Honorer Pemkot Makassar Kembali Bekerja, Sisanya Tunggu Tahap Kedua

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 17 Desember 2025, bertempat di Hotel Novotel Makassar, dan menjadi momentum penting untuk meninjau capaian, mengukur kepuasan masyarakat.

You might be interested : img 7219Anak-anak Pulau di Makassar Kini Bisa Nikmati Layanan Khitanan Gratis

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber yakni; Dr. Muh. Idris, Dr. Adi Surya Culla, serta Ras MD selaku Direktur Eksekutif Parameter Publik Indonesia, dikomandoi moderator tenaga ahli Diskominfo Makassar, Dr. Andi Widya Syadzwina.

Refleksi akhir tahun ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Sekda Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, serta jajaran SKPD dan Direksi Perusahaan Daerah se-Kota Makassar, juga mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin.

Selama kurang lebih 11 bulan kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham, Pemerintahan MULIA bekerja tanpa henti.

Satu per satu program kerja mulai terealisasi. Program seragam sekolah gratis telah dibagikan sejak tahun ajaran baru 2025/2026 sebagai wujud keberpihakan pada dunia pendidikan dan pengurangan beban ekonomi keluarga.

Sambungan air bersih gratis terus dikerjakan secara bertahap di berbagai wilayah untuk menjamin hak dasar masyarakat.

Layanan pengaduan publik melalui Longgar Plus Super Apps (LONTAR+), yang kini menjadi aplikasi kesayangan warga Makassar, telah menyelesaikan lebih dari 2.500 laporan masyarakat.

Makassar Creative Hub (MCH), hadir sebagai ruang kolaborasi dan inkubasi kreativitas anak muda, sekaligus meningkatkan keterampilan masyarakat agar mampu terserap di dunia kerja.

Pembangunan wilayah kepulauan terus menjadi perhatian serius. Pemerintah Kota Makassar berkomitmen menghadirkan pemerataan pembangunan, karena masyarakat pulau tidak boleh terus menanggung keterbatasan akibat minimnya akses dan perhatian.

Kemandirian pangan kota juga terus digaungkan melalui program Urban Farming. Rasa aman bagi pekerja rentan diwujudkan melalui program Makassar Berjaga yang telah menjangkau lebih dari 81.000 penerima manfaat.

Selanjutnya, iuran sampah gratis diberlakukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, serta diterapkan secara bertahap bagi masyarakat umum dengan cakupan yang terus diperluas.

Di sektor infrastruktur, proses pembangunan stadion telah dianggarkan melalui APBD dan disepakati untuk direalisasikan. Sementara itu, pemilihan RT dan RW secara langsung dilaksanakan sebagai bentuk penguatan demokrasi akar rumput, agar program pemerintah benar-benar sampai hingga ke depan pintu rumah warga.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa hasil survei kepuasan masyarakat yang dipaparkan dalam Refleksi Akhir Tahun Pemerintah Kota Makassar 2025 bukan untuk mencari siapa yang benar maupun siapa yang salah, melainkan sebagai alat ukur atas kinerja pemerintahan selama ini.

“Ukuran ini akan memberikan kita gambaran seperti apa model dan business model yang akan kita lakukan ke depan,” jelasnya.

“Mungkin nanti akan ada yang protes, kenapa begini, kenapa begitu. Tapi saya ingin sampaikan, ini bukan final, ini adalah landasan untuk kita berpikir dan bekerja lebih baik lagi,” lanjut Appi.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga menilai, masih minimnya inovasi yang lahir dari sejumlah SKPD di lingkup Pemerintah Kota Makassar. Ia menyebut refleksi akhir tahun menjadi momentum untuk mengidentifikasi kekurangan sekaligus menentukan langkah lanjutan ke depan.

“Ini kesempatan kita untuk melihat apa yang kurang. Ini proses yang harus kita laksanakan secara bersama-sama,” tutupnya.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Bertrand Russell

“Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa.”
Load More >