
UPdates—Setidaknya sembilan polisi tewas dalam serangan terhadap pos pemeriksaan keamanan di barat laut Pakistan.
You may also like :
Dengan Telepon dan Video, Netanyahu Sabotase Negosiasi Iran-AS
Insiden tersebut – yang terbaru dalam serangkaian serangan terhadap pasukan keamanan – terjadi di distrik Hangu di provinsi Khyber Pakhtunkhwa barat laut dekat perbatasan Afghanistan pada Rabu malam waktu setempat.
You might be interested :
Densus 88 Nimbrung di Urusan Swasembada Pangan, Kok Bisa?
Markas besar polisi provinsi pada Kamis, 30 Juli 2026 menyebut 28 polisi lainnya terluka dalam baku tembak hebat itu. Sementara di pihak penyerang, sebanyak 15 orang dilaporkan juga tewas dalam tembakan balasan.
Polisi menuduh "Fitna al Khawarij," istilah yang digunakan negara untuk teroris yang termasuk dalam Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) yang dilarang, melakukan serangan tersebut.
TTP telah lama terlibat dalam serangan terhadap pasukan keamanan dan instalasi pemerintah di wilayah barat laut dan barat daya Pakistan.
Menteri Dalam Negeri Pakistan, Mohsin Naqvi sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Anadolu mengutuk keras serangan tersebut, dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para pejabat yang tewas.
Pakistan telah mengalami peningkatan serangan di provinsi Khyber Phaktunkhwa dan Balochistan barat daya dalam beberapa waktu belakangan.