
UPdates - Presiden Prabowo Subianto mengaku dirinya mengetahui jika ada pihak yang menyusup ke dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menjadi maling. Hal tersebut disampaikan Prabowo saat peresmian 5 bendungan di Lombok Barat, Jumat, 10 Juli 2026.
You may also like :
Gegara Bilang Makan Gratis Lebih Mendesak dari Lapangan Pekerjaan, Menteri PPN Dicaci Maki Netizen
"Tapi kita mengerti dan kita sadar banyak juga yang nyusup ke tubuhnya MBG untuk jadi maling di situ," ujar Prabowo, sebagaimana dilansir Keidenesia.TV dari CNNIndonesia. Untuk itu, Prabowo memerintahkan aparat untuk tidak segan mengusut penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran hukum terkait program prioritasnya tersebut.
You might be interested :
Presiden Prabowo "Disambut" Larry the Cat di Kantor PM Inggris
"Maka saya minta gubernur, bupati, camat, kepala desa, boleh memeriksa semua dapur MBG. Saudara periksa. Laporkan ke Kepala BGN. Kalau perlu lapor ke saya," sambungnya.
"Dandim, Kapolres, Kapolsek silakan periksa. Periksa yang artinya baik. Jangan manggil-manggil mau ngerjain. Jangan!" tegasnya.
Menurut Prabowo, rakyat Indonesia kini sudah semakin pintar. Dia pun berharap rakyat untuk terus mengawasi pelaksanaan program MBG.
"Saya sudah lama jadi orang Indonesia. Manggil-manggil minta setoran. Rakyat awasi. Rakyat sekarang tidak bodoh. Rakyat punya gadget," ucapnya.
"Tapi memang ya, orang mau nyolong ada saja, gue heran juga," lanjutnya.
Saat ini Kejaksaan Agung sedang menangani kasus dugaan korupsi yang melibatkan sejumlah mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Setidaknya sudah 7 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG.