
UPdates—Steffany Rodriguez-Neely, pendiri sebuah komunitas ibu-ibu di Tampa Bay, Florida, sedang merindukan ayahnya ketika ia memutuskan untuk menelepon nomor lama sang ayah pada hari Senin, 17 Agustus 2026 waktu setempat.
You may also like :
Pegulat Legendaris Hulk Hogan Meninggal, Ini yang Terjadi di Minggu-Minggu Terakhirnya
Berdasarkan tangkapan layar yang ia bagikan, pesan terakhirnya kepada sang ayah, Ed Rodriguez, dikirim pada bulan Agustus 2024.
You might be interested :
Keajaiban Bayi Kembar 9 Mali, Tumbuh Sehat dan Sudah Siap Bersekolah
Tak disangka, sebuah balasan masuk. "Selamat siang, ini Junior. Tadi ada yang menelepon saya dari nomor ini?" demikian pesan tersebut sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Asia One, Rabu, 19 Agustus 2026.
Steffany membalas dengan nada meminta maaf, menjelaskan bahwa nomor tersebut adalah milik ayahnya hingga sang ayah meninggal dunia beberapa tahun yang lalu.
"Saya tidak tahu kalau nomor itu sudah diberikan kepada orang lain," jawabnya, seraya menambahkan bahwa ia hanya ingin mendengar suara ayahnya lagi.
"Sudah lama saya tidak mendengar pesan suara (voicemail)-nya, jadi saya hanya ingin mengecek apakah nomor itu masih aktif," lanjutnya.
Apa yang terjadi selanjutnya sungguh menghangatkan hati
Junior tidak hanya melanjutkan percakapan tersebut, tetapi juga menjadi sumber semangat baginya.
"Aduh, saya turut berduka! Saya sungguh berharap nomor itu masih menjadi miliknya! Semoga hatimu tetap kuat, ya. Doa saya menyertaimu dan keluargamu," balas Junior.
Ibu dari enam anak yang berusia antara 1 hingga 26 tahun itu berterima kasih kepada Junior atas kata-kata baiknya, sembari menjelaskan bahwa ayahnya telah menggunakan nomor tersebut selama lebih dari 30 tahun.
"Saya tidak akan mengganggu Anda lagi, tapi saya menghargai kata-kata baik Anda. Sebenarnya menyenangkan melihat pesan teks Anda muncul dan melihat wajahnya lagi di ponsel saya," ujarnya.
Junior mengatakan bahwa dia tidak perlu meminta maaf.
"Saya senang setidaknya bisa memberi tahu Anda. Saya bahagia hal itu bisa membawa sedikit kebahagiaan saat melihat wajahnya hari ini! Saya yakin dia adalah sosok pria yang luar biasa!" kata Junior.
Junior meyakinkannya bahwa dia boleh mengirim pesan lagi jika diperlukan.
"Di masa kini, kita semua membutuhkan tawa atau kata-kata yang menyejukkan hati. Semoga Anda senantiasa diberkati!" hiburnya.
Hal ini menjadi pengingat lembut bahwa di tengah kehidupan masyarakat modern yang serba cepat dan penuh tekanan, kita masih bisa saling peduli dan membantu satu sama lain, meskipun tindakan tersebut mungkin tampak sederhana.
Bagaimanapun juga, sebagai manusia, kita semua hidup dalam konteks sosial.
Perusahaan telekomunikasi, biasanya menggunakan kembali nomor telepon setelah masa jeda selama beberapa bulan.
Itulah sebabnya Anda mungkin menerima pesan atau panggilan dari nomor milik orang terkasih yang telah tiada beberapa waktu lalu.