
UPdates—Asisten Pelatih timnas Argentina, Roberto Ayala meminta maaf atas insiden dengan bintang Barcelona, Dani Olmo, setelah laga final Piala Dunia di New York. Legenda Argentina itu mengakui bahwa dia bersalah.
You may also like :
Barcelona Kembali Dipusingkan Masalah Dani Olmo dan Pau Victor
“Jelas saya minta maaf. Karena posisi saya, saya tidak bisa membiarkan perasaan, atau apa pun yang mungkin saya terima dari pihak lain, mengubah suasana hati dan tindakan saya. Saya minta maaf, tetapi bagi saya, hal-hal itu tetap di sana dan hanya itu,” katanya kepada Esports Migdia sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Barca Blaugranes, Rabu, 22 Juli 2026.
You might be interested :
Menang Adu Penalti Atas Spanyol, Timnas Wanita Inggris Pertahankan Gelar di Euro 2025
Dalam video yang ramai dibagikan, Ayala tampak memukul wajah Olmo. Playmaker Spanyol itu kemudian ditarik oleh Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente.
“Bagi saya, hal-hal itu perlu dilupakan dan ditinggalkan di sana. Itu lebih seperti dorongan daripada pukulan seperti yang mereka katakan, dan hanya itu. Itu adalah reaksi terhadap sesuatu yang dia katakan, tetapi hanya itu. Jika saya bertemu dengannya, saya jelas akan meminta maaf kepadanya secara langsung,” ujarnya.
Ayala menyatakan bahwa perbuatannya adalah tanggung jawabnya. Ia juga menegaskan bahwa awalnya dirinya berencana melerai keributan antar-pemain. Namun, ia kemudian tersulut emosi.
“Saya bertanggung jawab atas apa yang saya lakukan. Niat saya adalah untuk memisahkan mereka, itulah niat saya, tetapi terkadang hal-hal terjadi dan emosi meluap, tetapi itu bukan alasan,” jelasnya.
“Dan mengingat posisi saya, perilaku saya harus berbeda, terlepas dari apa pun yang saya terima. Eric García juga ada di sana, dan saya hanya memberi tahu Eric bahwa saya masuk untuk memisahkan mereka dan menyampaikan ucapan selamat, tidak lebih,” lanjutnya.
Olmo ditanya tentang perilaku Argentina setelah pertandingan dan mengatakan bahwa dia tidak merasa terganggu, tetapi menekankan bahwa kedua tim berusaha memberikan contoh kepada generasi mendatang.