Ilustrasi. cuci tangan. (foto:Pexels/Vova Kras)

Sejarah Hari Ini, 5 Mei: Hari Kebersihan Tangan Sedunia

5 May 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Hari Kebersihan Tangan Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 5 Mei untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan tangan dalam mencegah penyebaran penyakit.
  • Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meluncurkan kampanye untuk menyebarkan pentingnya kebersihan tangan dalam perawatan kesehatan karena tangan dapat menjadi sarana masuknya mikroorganisme ke dalam tubuh.
  • Pada tahun 1846, dokter asal Hungaria, Ignaz Semmelweis, menemukan hubungan antara kebersihan tangan dan penyebaran penyakit, terutama setelah ia menerapkan cuci tangan dengan klorin yang mengurangi angka kematian di rumah sakit.
  • Pada tahun 1980, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) memulai praktik mencuci tangan setelah serangkaian wabah penyakit bawaan makanan, dan kali ini praktik ini mulai diikuti oleh banyak orang.
  • Penggunaan sabun untuk mencuci tangan telah mendapatkan popularitas yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir karena membuat praktik kebersihan tangan menjadi lebih efisien dan hemat biaya.
  • Kebersihan tangan merupakan pertahanan terbaik terhadap serangan mikroba yang dapat menyebabkan penyakit mematikan dan berbahaya, sehingga perlu dipraktekan secara teratur dan konsisten.
  • Dengan memahami pentingnya kebersihan tangan, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam mencegah penyebaran penyakit melalui praktik kebersihan tangan yang baik.
atau

UPdates - Hari Kebersihan Tangan Sedunia (World Hand Hygiene Day) diperingati setiap tahun pada tanggal 5 Mei.

Ada beberapa penyakit mematikan dan berbahaya yang disebabkan oleh mikroorganisme di sekitar kita.

Mereka semua berusaha masuk ke dalam tubuh kita dengan satu atau lain cara, yang dapat dengan mudah terjadi yaitu melalui tangan kita.

Kebersihan tangan adalah pertahanan terbaik terhadap serangan mikroba tersebut.

Memahami hal ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun meluncurkan kampanye untuk menyebarkan pentingnya kebersihan tangan dalam perawatan kesehatan.

Disadur dari National Today, tahun 1846, Ignaz Semmelweis yang merupakan seorang dokter asal Hungaria mencatat hubungan antara kebersihan tangan dan penyebaran penyakit.

Ia mencatat bahwa wanita yang melahirkan di bangsal bersalin rumah sakitnya lebih mungkin meninggal karena demam dibandingkan dengan bangsal di sebelahnya. Bangsal bersalin di sebelahnya dikelola oleh bidan.

Semmelweis menemukan bahwa dokter yang mengunjungi bangsal bersalin sering melakukan otopsi dan mungkin membawa partikel mayat di tangan mereka. Bidan tidak melakukan otopsi dan memiliki tangan yang lebih bersih. Ketika Semmelweis menerapkan cuci tangan dengan klorin, angka kematian menurun drastis. Namun, sayangnya, metode ini tidak menjadi populer di kalangan komunitas medis.

Pada tahun 1980, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyadari pentingnya mencuci tangan ketika serangkaian wabah penyakit bawaan makanan terjadi.

Mereka memulai praktik mencuci tangan. Kali ini, semua orang mengikutinya. Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan sabun untuk mencuci tangan telah mendapatkan popularitas yang luar biasa. Sabun membuat praktik ini efisien dan hemat biaya.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >