
UPdates - Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) diperingati setiap tanggal 5 Oktober. Penetapan ini merujuk pada momentum lahirnya Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 5 Oktober 1945.
You may also like :
TNI Siaga 1, Pengamatan Udara 24 Jam Nonstop
Tahun ini HUT TNI jatuh pada hari Senin, 5 Oktober 2026 dan menjadi perayaan yang ke-81 yang dirayakan oleh seluruh satuan TNI.
You might be interested :
TNI Tangkap Wadanyon OPM di Bandara
Adapun tema yang diusung yaitu "TNI Kuat Bersama Rakyat Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”. Tema ini bermakna semangat TNI dalam menjalankan tugas, sekaligus menegaskan kedekatan dan kebersamaan TNI dengan masyarakat.
Puncak peringatan HUT TNI 2026 digelar di kawasan Monas, Jakarta, 5 Oktober 2026. Pada puncak peringatan ini, akan tampil 520 unit alutsista dan kendaraan, terdiri atas 420 unit alutsista dan kendaraan TNI serta 100 kendaraan antik atau non-TNI.
Sejarah TNI berawal pada 22 Agustus 1945 ketika Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) membentuk tiga badan, salah satunya Badan Keamanan Rakyat (BKR). Anggotanya terdiri dari bekas prajurit PETA, Heiho, hingga pemuda desa yang bertugas menjaga keamanan rakyat.
Namun, tak lama kemudian pasukan Inggris datang ke Indonesia untuk melucuti Jepang. Momen ini dimanfaatkan Belanda yang ingin kembali menjajah. Kondisi genting itu membuat pemerintah mengeluarkan maklumat pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 5 Oktober 1945.
TKR saat itu dipimpin Kepala Staf Umum Letnan Jenderal Oerip Soemohardjo. Sementara, tokoh muda Kolonel Soedirman akhirnya dipilih menjadi panglima setelah Supriyadi—pemimpin pemberontakan PETA Blitar—tidak pernah muncul.
Dalam perjalanannya, TKR beberapa kali berganti nama, mulai dari Tentara Keselamatan Rakyat, lalu Tentara Republik Indonesia (TRI) pada Januari 1946, hingga akhirnya pada 3 Juni 1947 resmi menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan Jenderal Soedirman sebagai panglima besar. Sejak saat itu, 5 Oktober ditetapkan sebagai Hari Ulang Tahun TNI.