Jet tempur F-15 Eagle Israel terbang di atas Gaza utara pada 22 November 2023 (Foto: JACK GUEZ/AFP via Getty Images)

Skandal Angkatan Udara Israel: 2 Tentara Dituduh Jadi Mata-Mata Iran

23 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Dua tentara Angkatan Udara Israel dituduh sebagai mata-mata Iran dan akan didakwa karena memberikan informasi sensitif terkait jet tempur F-15.
  • Kedua tentara tersebut bekerja sebagai teknisi pesawat di pangkalan udara Tel Nof dan menghadapi tuduhan membantu musuh selama masa perang.
  • Pihak berwenang mempertimbangkan untuk meningkatkan tuduhan terhadap salah satu dari mereka menjadi pengkhianatan.
  • Kedua pria tersebut dituduh menyerahkan dokumen yang berisi rencana mesin pesawat Israel dan foto wajah seorang instruktur penerbangan.
  • Delapan tentara lainnya diduga mengetahui tindakan kedua orang tersebut tanpa melaporkannya, yang memicu rapat keamanan di pangkalan.
  • Komandan pangkalan telah dipanggil ke kantor dinas keamanan Shin Bet untuk diinterogasi terkait insiden tersebut.
  • Tindakan kedua tentara tersebut juga mencakup pengumpulan informasi tentang mantan Kepala Staf Israel Herzi Halevi dan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir.
atau

UPdates—Stasiun penyiaran publik Israel, KAN News, melaporkan pada hari Rabu bahwa dua tentara Angkatan Udara Israel akan didakwa sebagai mata-mata Iran. Mereka dicurigai memberikan informasi sensitif terkait jet tempur F-15.

You may also like : israel ynet scDiserang AS, Media Israel Akui Iran Balas Hancurkan Kota-kota Israel

Menurut laporan tersebut, kedua tentara itu bekerja sebagai teknisi pesawat di pangkalan udara Tel Nof, dekat Ashdod, dan menghadapi tuduhan membantu musuh selama masa perang.

You might be interested : gaza kuburanKisah Pilu Warga Gaza yang Terpaksa Tinggal di Kuburan, Takut tapi Rumah Sudah tak Ada

Pihak berwenang juga mempertimbangkan untuk meningkatkan tuduhan terhadap salah satu dari mereka menjadi pengkhianatan.

Kecurigaan menunjukkan bahwa kedua pria tersebut diminta untuk mengumpulkan informasi tentang mantan Kepala Staf Israel Herzi Halevi dan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir.

Mereka juga dituduh menyerahkan dokumen yang berisi rencana mesin pesawat Israel, serta foto wajah seorang instruktur penerbangan.

Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari MEMO, Kamis, 23 April 2026, delapan tentara lainnya diduga mengetahui tindakan kedua orang tersebut tanpa melaporkannya.

Setelah insiden tersebut, komandan pangkalan mengumpulkan personel dalam rapat keamanan, dan mengatakan bahwa ia telah dipanggil ke kantor dinas keamanan Shin Bet untuk diinterogasi.

Font +
Font -