Ilustrasi dashboard pemantauan prediksi cuaca di tanah air oleh BMKG. (Foto: BMKG)

13 Provinsi Status Siaga, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat hingga 5 Maret

1 March 2026
Font +
Font -

UPdates–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi hingga 5 Maret 2026.

You may also like : fmt hujan monsun 02BMKG Keluarkan Peringatan Dini 15-17 Januari 2025 di Sulsel, Waspada Bencana Hidrometeorologi

Sejumlah fenomena atmosfer global dan regional masih berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai wilayah Indonesia.

You might be interested : img 7202Peringatan Dini BMKG, 9 Juli: Ada Potensi Banjir dan Longsor di Wilayah Lutra dan Enrekang

Prakirawan BMKG, Rhaeni Chindi menjelaskan bahwa dinamika atmosfer dalam sepekan ke depan masih cukup aktif sehingga berpotensi memicu hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di beberapa daerah.

Bali dan Sulawesi Selatan mengalami hujan ekstrem, pada periode 23–26 Februari 2026. Di Provinsi Bali, curah hujan tercatat mencapai 216,9 mm/hari. Sementara di Provinsi Sulawesi Selatan, intensitas hujan mencapai 146,5 mm/hari, tergolong sangat lebat.

“Curah hujan dengan intensitas tersebut berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang,” ujar Rhaeni dalam Info BMKG sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Info Publik, Minggu, 1 Maret 2026.

BMKG mengidentifikasi beberapa faktor atmosfer yang memengaruhi kondisi cuaca, antara lain La Niña Lemah, yang masih terdeteksi dan berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan, terutama di Indonesia bagian timur.

Kemudian, Madden Julian Oscillation (MJO) yang diprakirakan masih aktif dan mendukung pertumbuhan awan konvektif, dan Sirkulasi siklonik di Samudra Hindia (barat daya Lampung) dan Samudra Pasifik (timur laut Papua Nugini) yang membentuk daerah konvergensi serta konfluensi pemicu hujan lebat.

Kondisi tersebut membuat potensi hujan lebat masih perlu diantisipasi dalam beberapa hari ke depan.

Wilayah Berstatus Peringatan Dini (Siaga)

BMKG membagi prakiraan menjadi dua periode utama: Wilayah yang perlu mewaspadai potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang dengan status Peringatan Dini Siaga meliputi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Maluku.

Untuk Periode 2 – 5 Maret 2026 potensi hujan lebat kategori Siaga masih berlanjut di: Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur

BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap tenang namun siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Beberapa langkah yang disarankan antara lain:

Meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan, terutama perjalanan darat, laut, dan udara.

Memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi Info BMKG, situs resmi, dan media sosial resmi BMKG.

Memanfaatkan layanan Digital Weather for Traffic (DWT) untuk memantau kondisi cuaca di jalur perjalanan.

“Informasi cuaca dapat berubah secara dinamis. Kami mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi dari kanal resmi BMKG,” tutup Rhaeni.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

mustofa bisri

Achmad Mustofa Bisri

"Kerendahanmu tidak akan terangkat dengan merendahkan orang lain."
Load More >