Pamflet lamaran kerja manusia silver di Makassar ramai di media sosial (Foto: .

Viral! Lowongan Kerja Manusia Silver di Makassar, Dinsos Selidiki

21 April 2025
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Sebuah pamflet lowongan kerja sebagai manusia silver yang mencantumkan syarat minimal lulusan SMP telah viral di media sosial dengan penyedia lowongan PT Silver Human.
  • Lowongan kerja tersebut terbuka bagi pria dan wanita dengan batas usia maksimal 45 tahun dan persyaratan pendidikan mulai dari SMP hingga S1.
  • Para pelamar harus bersedia ditempatkan di titik-titik lampu merah sesuai domisili dengan ketentuan maksimal lima orang per titik.
  • Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar telah menyelidiki kebenaran informasi tersebut dengan menghubungi kontak yang tertera dalam pamflet, namun nomor tersebut tidak aktif.
  • Dinsos juga telah mencoba melakukan penyelidikan dengan berpura-pura mendaftar, namun belum mendapatkan respons.
  • Dinsos Makassar belum memahami maksud dan tujuan di balik penyebaran pamflet tersebut, namun akan terus menelusuri untuk mencegah potensi penipuan atau eksploitasi.
  • Pihak Dinsos tetap waspada dan berupaya untuk mendalami informasi yang beredar demi melindungi masyarakat dari kemungkinan penipuan.
atau

UPdates - Sebuah pamflet lowongan kerja menjadi manusia silver yang mencantumkan syarat minimal lulusan SMP viral di media sosial. Pamflet tersebut mencantumkan nama perusahaan fiktif PT Silver Human sebagai penyedia lowongan.

You may also like : traditional iftar or suhur foodJadwal Imsak-Buka Puasa di Makassar dan Sekitarnya Kamis, 20 Maret 2025, Cek Waktunya!

Dirangkum Keidenesia, Senin, 21 April 2025, dalam pamflet yang beredar, disebutkan bahwa lowongan terbuka bagi pria dan wanita dengan batas usia maksimal 45 tahun.

You might be interested : zulkifli hasan web1Status Pegawai BUMN, Ini Syarat dan Cara Daftar Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan, Tahap I Kuota 35 Ribu

Persyaratan pendidikan yang tertera mulai dari SMP, SMA/SMK, D3, hingga S1. Para pelamar disebut harus bersedia ditempatkan di titik-titik lampu merah sesuai domisili, dengan ketentuan maksimal lima orang per titik.

Pamflet tersebut juga mencantumkan nomor kontak yang dapat dihubungi untuk pendaftaran. Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar pun saat ini tengah menyelidiki kebenaran informasi tersebut.

Dinsos pun sudah berupaya untuk menghubungi kontak yang tertera dalam pamflet tersebut. Namun, nomor tersebut tidak aktif dan bukan merupakan nomor WhatsApp.

Dinsos juga telah mencoba melakukan penyelidikan dengan berpura-pura mendaftar, namun belum mendapatkan respons.

Dinsos Makassar mengaku belum memahami maksud dan tujuan di balik penyebaran pamflet tersebut. Meski demikian, pihaknya menegaskan akan terus menelusuri dan mendalami informasi yang beredar demi mencegah potensi penipuan atau eksploitasi.

Font +
Font -