
UPdates—Memasuki hari ke-37 bencana Sumatera, 165 warga dilaporkan masih hilang di Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut), dan Aceh.
You may also like :
“Gimana Kalau Putus ya Allah”, Aceh Berjuang Bangkit, Guru Bertaruh Nyawa Nyebrang Sungai ke Sekolah
Sebagaimana dipantau Keidenesia.tv dari data yang diumumkan BNPB pada Sabtu, 3 Januari 2026 pukul 18.00 WITA, 74 dilaporkan hilang di Sumbar, 60 di Sumut, dan 31 di Aceh.
You might be interested :
The K-Facts : Negeri yang Membabat Hutan demi Investasi, Lalu Berkabung demi Korban
Sementara untuk korban meninggal dunia, BNPB mencatat sebanyak 1.167 orang. Menurut data itu, 540 orang meninggal di Aceh, 365 di Sumut, dan 262 di Sumbar.
Kabupaten/Kota dengan jumlah korban meninggal dunia tertinggi yakni Aceh Utara. Di wilayah ini, ada 226 orang yang tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor akhir November tahun lalu.
Kabupaten Agam di Sumatera Barat mencatat angka korban jiwa tertinggi kedua yakni 192 orang meninggal dunia. Sementara di Tapanuli Tengah, Sumut, BNPB melaporkan sebanyak 127 korban jiwa.
Akibat bencana maha dahsyat yang menimpa 52 Kabupaten/Kota di tiga provinsi ini, sebanyak 257,8 ribu warga terpaksa harus mengungsi.
Jumlah pengungsi terbanyak tercatat di Aceh Tamiang yakni 90,3 ribu.