
UPdates - Badai musim dingin besar kini tengah melanda Amerika Serikat. Badai tersebut membawa hujan salju lebat.
You may also like :
Delta Air Lines Terguling dan Terbakar saat Mendarat di Toronto, 18 Terluka, 3 Kritis
Disadur dari Al Jazeera, Senin, 26 Januari 2026, kondisi berbahaya ini membentang dari Texas hingga New England. Warga diimbau untuk menjauhi jalan raya.
Selain pemadaman listrik, sektor transportasi juga terdampak parah, lebih dari 10 ribu penerbangan dibatalkan dan ribuan lainnya mengalami penundaan.
Badai diperkirakan menyapu dua pertiga wilayah timur Amerika Serikat dan cuaca ekstrem ini diprediksi berlangsung selama beberapa hari. Suhu diperkirakan turun hingga di bawah titik beku dan berdampak serius terhadap perjalanan serta infrastruktur.
Dalam laporannya, NBCNews mengabarkan bahwa Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem mengatakan setidaknya 17 negara bagian dan Distrik Columbia telah menyatakan keadaan darurat.
Sementara itu, dalam unggahan di Truth Social Minggu siang kemarin, Presiden Trump mengatakan bahwa ia telah menyetujui deklarasi keadaan darurat federal untuk Tennessee, Georgia, North Carolina, South Carolina, Maryland, Arkansas, Kentucky, Louisiana, Mississippi, Indiana, Virginia, dan West Virginia.
Deklarasi keadaan darurat federal membuka jalan bagi Badan Manajemen Keadaan Darurat Federal (FEMA) untuk membantu pekerjaan darurat dalam membersihkan puing-puing atau mengambil tindakan perlindungan darurat, seperti perbaikan bangunan. Biaya pekerjaan tersebut dibagi antara pemerintah daerah dan pemerintah federal, yang membayar 75% dari total biaya.
“Saya yakin akan ada lebih banyak lagi yang akan datang,” kata Noem mengenai deklarasi keadaan darurat federal.
“Kami segera menindaklanjutinya untuk memastikan bahwa negara-negara bagian memiliki sumber daya dari pemerintah federal yang telah mereka minta.”
