Ilustrasi guru (klikpendidikan.id)

261 Guru Non-ASN di Makassar Belum Terima Gaji Selama 4 Bulan, Terancam Dirumahkan

16 May 2025
Font +
Font -

UPdates - Sebanyak 261 guru non-aparatur sipil negara (non-ASN) di lingkup Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, belum menerima gaji selama empat bulan. Mereka juga terancam dirumahkan karena keterbatasan anggaran.

Dirangkum Keidenesia, Jumat, 16 Mei 2025, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar saat ini masih menunggu hasil audit dan validasi data dari Inspektorat terkait keberadaan guru kontrak atau yang dikenal sebagai Laskar Pelangi. Proses ini menjadi prasyarat untuk pencairan tunggakan gaji para guru tersebut.

Keterlambatan pembayaran gaji ini terjadi akibat kesalahan dalam penganggaran pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2025. Dalam dokumen tersebut, hanya 600 guru yang terakomodasi dari total sekitar 900 guru kontrak.

You might be interested : d0851ef6e907985ebe5349482f685d87Siaga Cuaca Ekstrem di Kota Makassar, Disdik Liburkan Seluruh SD dan SMP 18-22 Desember 2024

Disdik membeberkan, harusnya jumlah yang dianggarkan dalam DPA itu 900 orang sehingga membuat anggaran menjadi defisit. Meski begitu, tunggakan tetap akan dibayarkan.

Akibat keterbatasan anggaran, sebanyak 261 guru non-ASN terancam dirumahkan. Disdik Makassar menyebutkan, seleksi guru yang akan dirumahkan dilakukan berdasarkan masa pengabdian.

Saat ini Inspektorat masih memvalidasi guru yang menerima SK pada 2023–2024. Kemungkinan besar, yang baru menerima SK akan dirumahkan lebih dulu.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Hiram Johnson

“Korban pertama ketika perang datang adalah kebenaran”
Load More >