
UPdates—Sebanyak 322 orang ditangkap saat kerusuhan setelah demo Kamis, 27 Agustus di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat.
You may also like :
Ruben Onsu Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan
Dari 322 orang tersebut, 162 merupakan orang dewasa. Selebihnya, 160 anak berusia rentang 12 hingga 19 tahun.
You might be interested :
Kericuhan Demo Tewaskan Penjual Cermin, Anak Kenali Lewat Video Pengeroyokan
Hal itu diungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 28 Agustus 2026.
Menurut Budi, ratusan orang yang ditangkap itu diduga terlibat dalam aksi perusakan, vandalisme, dan penganiayaan.
Dalam penangkapan tersebut, polisi menemukan sejumlah senjata tajam, di antaranya golok, gunting, dan asahan pisau.
Selain itu, ditemukan 10 lembar PVC, ketapel, 19 mata panah, satu rantai besi, dan empat tongkat bambu.
Kericuhan di depan Gedung DPR/MPR RI pecah setelah polisi memukul mundur massa dengan menyemprotkan air.
Massa kemudian bergerak ke wilayah Pejompongan hingga Palmerah, Jakarta Pusat. Di wilayah tersebut, sejumlah fasilitas dan peralatan dibakar serta dirusak, termasuk kamera CCTV dan pos polisi.
Seorang pria bernama Bambang Setyawan (59) tewas dalam kericuhan pasca demo setelah dikeroyok massa tak dikenal.
Selain itu, seorang remaja bernama Faturohman terluka setelah ditangkap di dalam gang rumahnya dan dipukuli.