
UPdates—Bursa transfer musim panas ini begitu heboh. Hiruk pikuk utama melibatkan empat pemain; Yan Diomande, Bradley Barcola, Julian Alvarez, dan Vinicius Junior.
You may also like :
PSG Juara Piala Super Prancis, Madrid ke Final Piala Super Spanyol Tantang Barcelona
Yan Diomande, penyerang muda RB Leipzig menghebohkan bursa transfer karena perebutan tanda tangannya melibatkan klub-klub raksasa dan banyak kejutan.
You might be interested :
Prediksi Bayern Munchen vs PSG dan Barcelona vs Brest di Matchday ke-5 Liga Champions Dini Hari Nanti
Selain itu, harga winger asal Pantai Gading berusia 19 tahun tersebut “selangit” dan tim-tim peminatnya tanpa ragu saling sikut karena kepincut penampilan impresifnya musim lalu.
Pada awal bursa transfer, Liverpool menjadi klub pertama yang mengajukan penawaran. Bahkan, sempat ramai pemberitaan bahwa kedua pihak sudah mencapai kesepakatan.
Klub kaya raya Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) kemudian terlibat dalam perburuan dan sempat mencapai kesepakatan personal dengan sang pemain.
Akan tetapi, nilai transfer yang terus meningkat membuat negosiasi PSG dan RB Leipzig sebagai klub pemilik tidak bisa menemui titik temu alias buntu.
Raksasa Spanyol, Real Madrid secara mengejutkan tiba-tiba muncul sebagai kandidat terkuat. Los Blancos dikabarkan menyiapkan tawaran lebih dari 100 juta euro untuk memboyong Diomande ke Santiago Bernabeu.
Pada saat yang sama, PSG memutuskan mundur dari proses negosiasi karena menganggap harga pemain remaja itu sudah tak masuk akal. Itu membuat peluang Real Madrid sangat terbuka karena mereka praktis tanpa pesaing lagi.
Kendati begitu, kesepakatan akhir dengan RB Leipzig masih dalam tahap pembahasan. Dan, saat Diomande yang musim lalu mencetak 12 gol dan 8 assist dari 32 pertandingan di Bundesliga tampaknya sudah mengemasi koper untuk terbang ke Madrid, PSG tiba-tiba muncul lagi.
Surat kabar Prancis, L'Equipe menyebut keputusan Bradley Barcola untuk meninggalkan PSG musim panas ini membuat juara bertahan Liga Champions dua edisi terakhir itu menghidupkan kembali keinginan mereka memboyong Yan Diomande ke Paris.
“Dengan semakin besarnya kemungkinan kepindahan Bradley Barcola ke Liverpool, klub Paris kini memiliki argumen baru untuk mencoba menghidupkan kembali transfer ini," demikian laporan L'Equipe sebagaimana dilansir Keidenesia.tv, Rabu, 29 Juli 2026.
"Dalam beberapa jam terakhir, sejumlah perantara baru yang disebut jauh lebih dekat dengan Paris Saint-Germain mencoba mengembalikan keadaan seperti semula dan menjalin komunikasi kembali. Apakah ini cukup untuk menandakan sebuah serangan terakhir dari Paris? Kemungkinan ini memperoleh kredibilitas pada hari Selasa, dengan syarat Real Madrid tidak merampungkan transfer tersebut sebelum itu terjadi," lanjut L'Equipe.
Masa depan Barcola yang dikait-kaitkan dengan keputusan mengejutkan PSG tersebut juga tak kalah heboh. Sang winger diklaim telah mencapai kesepakatan transfer dengan Liverpool setelah pemain Prancis itu menggelar pembicaraan dengan pelatih The Reds, Andoni Iraola.
Akan tetapi, Kepindahan pemain berusia 23 tahun itu ke Anfield, tidak semudah membalik telapak tangan. Pasalnya, kedua klub masih terpaut jauh dalam penilaian mereka terhadap sang pemain.
Makanya, meski Barcola sudah memberi tahu PSG bahwa ia tidak berniat memperpanjang kontraknya yang akan berakhir pada musim panas 2028, jalan ke Inggris masih berliku dan sangat kompleks.
Petinggi Liverpool telah membuka pembicaraan awal dan PSG dikabarkan terbuka untuk merestui kepergian Barcola. Namun, mereka mematok biaya transfer fantastis yakni melampaui angka 120 juta euro. Inilah masalah seriusnya dan kedua klub tampaknya harus menjalani negosiasi alot untuk mencapai kesepakatan.
Tapi Liverpool mungkin tidak sepusing Barcelona yang sedang berusaha mendapatkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid.
Barcelona sudah mengajukan tawaran 100 juta euro, namun Atletico Madrid menolaknya mentah-mentah kendati suporter mereka sudah muak dengan Julian Alvarez akibat komentar-komentarnya, termasuk saat Piala Dunia 2026.
Laporan Mundo Deportivo menyebut Atletico Madrid sudah membuat dua keputusan terkait Alvarez yang sepertinya menutup pintu sang striker ke Camp Nou.
Pertama, Alvarez bertahan dan menjalankan kontraknya, yang berlaku hingga tahun 2030, dengan adanya klausul penalti sebesar 490 juta euro. Dalam kasus ini, penyerang Argentina itu dituntut untuk berupaya mengembalikan kepercayaan suporter klub yang merasa dikhianati.
Kedua, menerima salah satu tawaran yang datang dari luar Spanyol. Dari Inggris, Arsenal dilaporkan siap menampung. Sementara di Prancis, PSG termasuk klub paling menonjol yang mampu menanggung biaya untuk merekrut bintang Argentina itu.
Menurut Mundo Deportivo, Atletico Madrid menutup rapat pintu bagi kepindahan Alvarez ke Barcelona. Bahkan dalam kondisi apa pun. Termasuk kalau Barca menaikkan tawarannya hingga 200 juta euro sekalipun.
Masalahnya, mantan pemain Manchester City itu tidak punya rencana meninggalkan Spanyol. Dalam situasi ini, Atletico Madrid sedang bertaruh pada pengalaman pemain Prancis, Antoine Griezmann, yang sempat menyeberang Barcelona sebelum kembali dan berhasil merebut kembali cinta suporter.
Barcelona tampaknya sudah menyadari bahwa daftar belanja mereka kini harus berubah. Makanya, mereka mulai menjajaki kemungkinan mencari pemain alternatif.
Masih dari ibu kota Spanyol, Vinicius Junior juga tengah dalam sorotan. Persoalan negosiasi gaji yang tidak tuntas sejak musim lalu membuat pintu keluar bagi winger Brasil itu terbuka.
Gonjang-ganjing transfer Vinicius makin heboh setelah Madrid secara mengejutkan memburu Yan Diomande. Dengan Diomande beroperasi di posisi yang sama, Madrid jelas mengirim pesan bahwa jika Vinicius ngotot minta gaji seperti Kylian Mbappe, ia boleh pergi.
Pada saat yang sama, Arsenal bersiap mengajukan tawaran luar biasa untuk merekrut bintang Brasil itu dalam sebuah kesepakatan yang konon bisa mengguncang bursa transfer musim panas.
Menurut Telegraph, Arsenal siap menawarkan gaji lebih dari 400 ribu poundsterling per pekan untuk meyakinkan Vinicius agar bergabung ke skuad mereka. Jika ini terwujud, Vinicius akan menjadi pemilik kontrak terbesar dalam sejarah klub London Utara tersebut.
Telegraph juga menyebutkan bahwa tidak ada kemajuan berarti dalam negosiasi perpanjangan kontrak Vinicius yang berlaku hingga Juni 2027. Jadi, kalau Madrid tidak ingin kehilangan bintangnya secara gratis, mereka harus menyiapkan kalkulator untuk menghitung harga yang pantas untuk superstarnya.
Setelah kalah dalam perburuan tanda tangan Morgan Rogers yang jatuh ke tangan Chelsea, Arsenal kini akan terus mengikuti perkembangan berita dari Bernabeu.
Dengan kesiapan mereka membayar Vinicius dengan gaji jumbo dan sulitnya Madrid membuat kesepakatan mengenai perpanjangan kontraknya, Arsenal kini perlu mulai menyiapkan meja untuk penandatangan kontrak dan penyambutan bintang besar yang mempertegas ambisi mereka musim ini.