
UPdates—Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi menyampaikan perkembangan penanganan serta layanan kereta api pascainsiden kecelakaan yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur.
You may also like :
Pemudik Disarankan Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Hingga Rabu, 29 April 2026, siang tadi, dari 91 penumpang yang mengalami luka-luka, 38 sudah diperbolehkan pulang. Sementara sisanya, 53 orang tetap menjalani perawatan.
You might be interested :
Cuaca Ekstrem, Menteri Perhubungan Keluarkan Instruksi ke Operator Penerbangan
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto sementara itu menyebut korban meninggal bertambah satu orang. Korban menurutnya meninggal di RSUD Kota Bekasi.
"Korban meninggal dunia bertambah satu orang. Sehingga total menjadi 16 orang. Kami berharap tidak ada lagi penambahan korban," ujar Kombes Budi sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari TB News Polda Metro Jaya, Rabu, 29 April 2026
Sementara itu, untuk pemulihan operasional kereta api pada jalur hilir, telah dibuka sejak Selasa dini hari. Kemudian, pada Rabu dini hari, jalur hulu telah bersih dari puing-puing.
Siang tadi, Menhub Dudy juga sempat menaiki KRL dari Stasiun Bekasi Timur menuju Stasiun Cikarang dalam rangka uji coba pembukaan kembali jalur yang sebelumnya terdampak insiden kecelakaan
Terkait penyebab teknis, Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah melakukan simulasi terhadap sistem persinyalan kereta api sebagai bagian dari investigasi pascainsiden kecelakaan kereta rel listrik (KRL) dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur ini.
Kementerian Perhubungan mendukung penuh proses investigasi dan simulasi yang dilakukan KNKT ini.
Dudy Purwagandhi menyampaikan simulasi persinyalan KNKT dilakukan untuk memahami kemungkinan penyebab teknis, khususnya terkait fungsi dan respons sistem persinyalan saat kejadian.
“Hasil simulasi menjadi bahan penting dalam mengidentifikasi faktor penyebab kecelakaan serta potensi kelemahan sistem,” tutur Menhub Dudy di Stasiun Bekasi Timur, Rabu, 29 April 2026 sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resmi Kemenhub.
KNKT sendiri telah menekankan bahwa proses investigasi dilakukan secara menyeluruh, objektif, dan berbasis data lapangan. Kemenhub berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil investigasi guna meningkatkan keselamatan operasional perkeretaapian.
“Kami tekankan kembali bahwa aspek keselamatan sebagai prioritas utama,” ujar Menhub Dudy.