
UPdates - Bill DeLind mengira cetakan lukisan Picasso yang dicuri dari galerinya di Milwaukee pada tahun 2018 telah hilang selamanya.
Namun, minggu lalu polisi meneleponnya dan memintanya untuk melihat sebuah karya seni yang ditemukan oleh seorang pemilik rumah saat membersihkan kontrakannya yang kosong.
Tak menunggu lama, DeLind langsung mengenali cetakan Torero miliknya yang dulu dicuri tersebut.
“Saya merasa sangat terharu,” kata DeLind pada hari Jumat, 14 Agustus 2026 waktu setempat.
“Saya kehilangan kata-kata. Itu adalah momen yang sangat luar biasa bagi saya,” terangnya, sebagaimana disadur Keidenesia.TV dari The Guardian, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Stiker dari DeLind Fine Art Appraisals miliknya masih menempel di bagian belakang cetakan yang berbingkai, persis seperti yang ditempelkan pada tahun 2018. Cetakan itu merupakan salah satu dari 30 cetakan yang diketahui masih ada dan ditandatangani oleh Picasso.
“Memang itu milikku,” kata DeLind. “Semuanya kembali ke titik awal.”
Tim Dertz, seorang pemilik rumah kontrakan di Milwaukee, mengatakan kepada WISN-TV bahwa ia menemukan sidik jari tersebut saat membersihkan apartemen seseorang yang telah diusir.
“Benda itu berada di tempat yang agak aneh, tergantung di dinding,” kata Dertz kepada stasiun televisi ABC di Wisconsin .
“Sepertinya benda itu sudah berada di sana sejak lama sekali karena ada banyak sekali debu di bagian atasnya.”
Dertz mengatakan dia menunjukkannya kepada seorang teman pedagang barang antik yang mengenalinya sebagai lukisan Picasso dan mengatakan bahwa lukisan itu tampaknya adalah lukisan yang dilaporkan DeLind hilang pada tahun 2018. Dertz kemudian menyerahkannya kepada polisi, yang kemudian menghubungi DeLind.
“Ketika mereka menghubungi saya, saya tidak percaya,” kata DeLind.
Pada tahun pencurian itu, barang tersebut dinilai berkisar antara Rp623 juta hingga Rp891 juta, kata DeLind.