Ilustrasi guru (klikpendidikan.id)

261 Guru Non-ASN di Makassar Belum Terima Gaji Selama 4 Bulan, Terancam Dirumahkan

16 May 2025
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates - Sebanyak 261 guru non-aparatur sipil negara (non-ASN) di lingkup Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, belum menerima gaji selama empat bulan. Mereka juga terancam dirumahkan karena keterbatasan anggaran.

Dirangkum Keidenesia, Jumat, 16 Mei 2025, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar saat ini masih menunggu hasil audit dan validasi data dari Inspektorat terkait keberadaan guru kontrak atau yang dikenal sebagai Laskar Pelangi. Proses ini menjadi prasyarat untuk pencairan tunggakan gaji para guru tersebut.

Keterlambatan pembayaran gaji ini terjadi akibat kesalahan dalam penganggaran pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2025. Dalam dokumen tersebut, hanya 600 guru yang terakomodasi dari total sekitar 900 guru kontrak.

You might be interested : saveclip.app 811303993 18044171996820188 2714300422716111876 nMulai Hari Ini Siswa TK hingga SMP di Makassar Kembali Masuk Sekolah

Disdik membeberkan, harusnya jumlah yang dianggarkan dalam DPA itu 900 orang sehingga membuat anggaran menjadi defisit. Meski begitu, tunggakan tetap akan dibayarkan.

Akibat keterbatasan anggaran, sebanyak 261 guru non-ASN terancam dirumahkan. Disdik Makassar menyebutkan, seleksi guru yang akan dirumahkan dilakukan berdasarkan masa pengabdian.

Saat ini Inspektorat masih memvalidasi guru yang menerima SK pada 2023–2024. Kemungkinan besar, yang baru menerima SK akan dirumahkan lebih dulu.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >