UPdates - Hari Apresiasi Kecerdasan Buatan Nasional atau Artificial Intelligence Appreciation Day selalu diperingati setiap tahun di Amerika Serikat pada tanggal 16 Juli.
You may also like : Prakiraan Cuaca Hari Ini, 16 Juli: Luwu Raya, Toraja, dan Sekitarnya Diguyur Hujan Mulai Rabu Pagi
Disadur dari National Today, peringatan hari ini lahir sebagai perayaan sejarah dan pencapaian teknologi kecerdasan buatan atau AI. Selain itu, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang penggunaan serta kontribusi positif AI saat ini dan di masa depan.
Hanya saja, tak ada seorang pun yang disebut sebagai pencetus resmi hari yang mempunyai nama lain National AI Day ini. Hari AI Nasional eksis atas inisiatif dari berbagai pihak, seperti komunitas teknologi, organisasi, atau perusahaan swasta. Bahkan, bukan merupakan hari nasional yang ditetapkan oleh pemerintah federal Amerika Serikat.
Tanggal 16 Juli sendiri terpilih sebagai Hari Apresiasi Kecerdasan Buatan Nasional di Amerika Serikat atas catatan sejarah pada tahun 1956. Pada 16 Juli 1956, berlangsung Konferensi Dartmouth yang menjadi tonggak sejarah lahir dan pengembangan resmi ilmu kecerdasan buatan di dunia.
Penggagas utamanya adalah John McCarthy yang merupakan Asisten Profesor Matematika di Universitas Dartmouth, Hanover, New Hampshire, Amerika Serikat. Dialah orang yang pertama kali menciptakan istilah Artificial Intelligence untuk menggambarkan sebuah mesin dapat belajar dari dirinya sendiri. Hal ini tertuang dalam proposalnya yang berjudul ‘A Proposal for the Dartmouth Summer Research Project on Artificial Intelligence’.
John McCarthy dibantu tiga rekannya, yaitu Marvin Minsky yang merupakan peneliti muda Harvard di bidang Matematika dan Neurologi. Kemudian Nathaniel Rochester (Manajer Riset Informasi International Business Machines/IBM) dan Claude Shannon, matematikawan dari Bell Telephone Laboratories.
John McCarthy, Marvin Minsky, Nathaniel Rochester, dan Claude Shannon pun dianggap sebagai bapak pendiri bidang AI. Per 2015 atau 10 tahun silam, lebih dari 2.700 proyek perangkat lunak telah mengintegrasikan beberapa bentuk AI di dalam Google.