
UPdates - Badai tropis Fengshen yang menerjang Filipina sejak akhir pekan lalu dilaporkan telah menyebabkan delapan orang tewas dan sekitar 27 ribu orang lainnya terpaksa harus dievakuasi.
You may also like :
16 Tewas Akibat Panas di Korsel, Hujan Deras di China Paksa 115 Ribu Orang Dievakuasi
Badai yang berasal dari Samudra Pasifik bagian barat ini mendarat di dekat munisipalitas Gubat, di ujung selatan Pulau Luzon.
You might be interested :
Peringatan Dini BMKG, 22 Mei: Waspadai Potensi Hujan Disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang di Sulsel Bagian Timur dan Utara
Disadur dari The Guardian, Selasa, 21 Oktober 2025, badai ini menyebabkan hujan lebat di sejumlah wilayah. Gelombang pasang juga menimbulkan dampak besar serta kerusakan signifikan.
Sebanyak 27.000 warga di Provinsi Albay dievakuasi ke tempat yang lebih aman di daratan. Namun, lima orang dilaporkan tewas.
Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) memantau pergerakan badai tersebut dan memperkirakan Fengshen akan sedikit menguat dalam beberapa hari mendatang.
Kecepatan angin berkelanjutan diperkirakan dapat mencapai sekitar 70 mil per jam. Setelah melintasi Filipina, Fengshen bergerak ke arah barat daya menuju Vietnam.
Musim topan tahun 2025 telah memunculkan beberapa badai besar di kawasan Asia Tenggara. Sebelumnya, Vietnam telah dilanda Topan Kajiki dan Bualoi yang terjadi pada bulan Agustus dan September.