
UPdates - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru terkait dampak banjir bandang dan longsor Sumatera. Hingga Rabu, 17 Desember 2025, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 1.059 orang.
You may also like :
Tragedi Gunung Kuda, 17 Korban Tewas Ditemukan, 8 Masih Hilang
Angka tersebut merupakan angka kumulatif dari tiga provinsi yaitu Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).
You might be interested :
Rakit Wagub Aceh dan GM PLN Terbalik, 186 Masih Hilang di Bencana Sumatera
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengungkapkan, pada Rabu kemarin kembali ditemukan enam jasad korban.
Dari jumlah tersebut, dua jasad ditemukan di Kabupaten Aceh Utara, sementara empat jasad lainnya ditemukan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
“Per hari ini (Rabu, red) ditemukan tambahan enam jasad. Di Aceh Utara dua jiwa dan di Sumut, Tapanuli Tengah, empat jiwa,” kata Abdul Muhari dalam konferensi pers di Banda Aceh, Rabu, 17 Desember 2025 yang dilansir Keidenesia.TV dari laman RRI.
Dengan penemuan tersebut, jumlah korban meninggal dunia bertambah dari sebelumnya 1.053 jiwa pada 16 Desember 2025, menjadi 1.059 jiwa.
Sementara itu, BNPB mencatat saat ini terdapat 192 jiwa yang belum ditemukan, berkurang dari sebelumnya 200 jiwa.
“Total tiga provinsi sebelumnya 200 jiwa. Hari ini (Rabu, red) menjadi 192 jiwa,” ucapnya.
Adapun jumlah warga terdampak yang mengungsi juga mengalami penurunan. Saat ini, tercatat sebanyak 577.600 jiwa masih berada di pengungsian. Jumlah ni berkurang 28.440 jiwa dibandingkan data sehari sebelumnya yang mencapai 606.040 jiwa.
